Haulio Ekspansi ke Indonesia dengan Akuisisi Startup Logistik Lokal “Logol”

Pengembang platform logistik asal Indonesia, Logol, resmi diakuisisi oleh perusahaan asal Singapura yang fokus pada layanan logistik first-mile, Haulio. Dilansir dari DealStreetAsia, nilai kesepakatan ini diperkirakan tidak lebih dari $10 juta atau 156 miliar Rupiah.

Aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi ekspansi layanan Haulio di Indonesia, sekaligus memperluas jangkauan solusi yang ditawarkan perusahaan. Logol sendiri merupakan platform yang memungkinkan manufaktur, distributor, UMKM, dan pelaku usaha lainnya memesan layanan pengiriman barang secara online melalui jalur darat dan laut.

Perusahaan juga membantu pengurusan dokumen ekspor-impor secara elektronik. Logol menghubungkan para pelaku di industri logistik, mulai dari pemilik truk, transporter, forwarder, lembaga pemerintahan, hingga pelaku usaha, untuk menciptakan ekosistem logistik yang lebih efisien dan transparan.

Mengingat banyaknya terminal dan depo peti kemas di wilayah ini yang masih mengandalkan uang tunai dan dokumen, Haulio ingin memanfaatkan teknologi Logol Indonesia dan meningkatkan digitalisasi sektor logistik. Hal ini sejalan dengan ambisi Logol untuk mengefisiensikan proses logistik melalui digitalisasi.

Pada bulan April, Logol sempat meluncurkan aplikasi digital “Logol PLB” yang bertujuan mendorong pengembangan dan optimalisasi fasilitas Pusat Logistik Berikat (PLB) di Jakarta. Peluncuran aplikasi digital ini nantinya diharapkan dapat mendorong berbagai kemudahan yang ditawarkan melalui PLB.

PLB saat ini gencar melakukan terobosan untuk memenuhi kebutuhan para pelaku usaha dan diharapkan dapat mengurangi biaya logistik dan transportasi, mendukung pertumbuhan industri–industri domestik, meningkatkan investasi asing dan lokal, serta membantu mewujudkan mimpi Indonesia menjadi hub logistik nasional dan di kawasan Asia Pasifik.

Co-Founder dan CEO Haulio Alvin Ea dalam keterangan resmi mengungkapkan, “Kami percaya dengan mengakuisisi Logol akan mempercepat pertumbuhan perusahaan serta meningkatkan jangkauan armada regional dengan 2.000 kendaraan first-mile lainnya. Begitu pula rekam jejak Haulio sebagai platform logistik terkemuka di Singapura dan Thailand akan membantu mendorong pertumbuhan dan pangsa pasar Logol di Indonesia.”

Di Indonesia sendiri, sektor logistik masih menjadi penopang perekonomian negara. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Triwulan III-2021, Supply Chain Indonesia (SCI) memperkirakan sektor ini akan berkontribusi sebesar Rp699,1 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau tumbuh sebesar 1,08% (year-on-Year) di 2022.

Rencana ke depan

Didirikan pada tahun 2017, Haulio dimulai sebagai tim beranggotakan dua orang pada tahun 2017 dan telah berkembang menjadi tim dengan lebih dari 100 karyawan yang kuat di Asia Tenggara saat ini.

Haulio membantu menghubungkan pengangkut peti kemas first-mile dengan pengirim melalui platform digitalnya. Pada bulan Januari, mereka berhasil meraih US$7 juta atau 109 miliar Rupiah pada putaran pertama yang dipimpin oleh Temasek Heliconia Capital.

Haulio juga telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Center of Excellence in Modelling and Simulation for Next Generation Ports (C4NGP) yang merupakan bagian dari National University of Singapore College of Design and Engineering (NUS CDE) untuk mengembangkan Smart Haulage Scheduler (SHS), sebuah algoritma penjadwalan pengangkutan dinamis.

Bersamaan dengan ini, Haulio segera meluncurkan Portal Pembayaran Haulio (HPP), platform pembayaran tagihan elektronik terintegrasi yang berfungsi untuk menciptakan efisiensi pada keuangan logistik di sektor pengangkutan. Proses yang ada saat ini disebut masih sangat manual mulai dari pembuatan faktur, pelacakan, dan tindak lanjut tagihan.

Melalui HPP, pengangkut dapat melihat proses manajemen pengangkutan end-to-end, dan segera mendapatkan gambaran menyeluruh tentang faktur dengan berbagai status. Selain itu, untuk meningkatkan taraf pemilik usaha pengangkutan mikro ke kecil, HPP akan segera memungkinkan pembayaran lebih awal, memungkinkan pengangkut memiliki kontrol yang lebih baik dalam mengelola modal kerja mereka.

Seiring perkembangannya, Haulio berharap dapat meningkatkan teknologi regional dan jumlah karyawan tim produk mereka dua kali lipat dalam tiga tahun ke depan dan akan terus menciptakan peran pekerjaan bernilai tambah yang lebih tinggi di industri seperti rekayasa perangkat lunak, manajemen produk, dan ilmu data yang akan meningkatkan cara industri beroperasi.

Ke depannya, Haulio berharap dapat mengatasi masalah industri melalui implementasi teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML) yang dapat diskalakan, ditambah dengan arsitektur Open API yang dapat diadopsi untuk proses yang sudah ada.

Prediksi Tren Email Marketing di Tahun 2023 untuk Dapatkan Angka ROI Maksimal

Salah satu kunci untuk bersaing dengan kompetitor adalah dengan melakukan inovasi. Inovasi tidak hanya dilakukan dengan menciptakan suatu hal baru, melainkan juga dengan menyesuaikan strategi yang kamu miliki dengan tren masa kini. Tentunya, hal ini bertujuan agar strategi yang kamu gunakan tidak ketinggalan jaman dan tetap up-to-date.

Salah satu cara untuk melakukan inovasi adalah dengan mengubah strategi email marketing-mu. Email merupakan inti dari strategi marketing, bahkan 89% marketer menggunakan email marketing sebagai strategi utama mereka. 

Email marketing sendiri banyak digunakan dalam strategi marketing karena dinilai lebih efisien dengan biaya yang murah. Selain itu, pemilihan email marketing juga telah terbukti berguna untuk meningkatkan return of investment (ROI). ROI berperan penting sebagai rasio untung dan rugi investasi yang dihasilkan oleh pemasaran digital.

Dilansir dari MTARGET, ada beberapa cara dalam memaksimalkan email marketing untuk bisnismu di tahun depan, termasuk prediksi tren dan rekomendasi tools terbaiknya. Semua hal tersebut bisa kamu dapatkan di dalam e-book yang dapat kamu unduh di artikel ini. Penasaran hal-hal apa saja yang perlu kamu maksimalkan? Simak dalam penjelasan berikut.

Tren Terbaru dalam Email Marketing

Untuk memaksimalkan strategi email marketing-mu, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan memperhatikan tren terbaru. Menyesuaikan dengan tren akan membantu strategi email marketing-mu menjadi leih tepat sasaran, sehingga akan memberikan hasil yang memuaskan.

Best Practice dalam Email Marketing

Selain tren, best practice ketika melakukan email marketing juga harus tetap menyesuaikan dengan perkembangan yang ada. Tentunya, hal tersebut perlu dilakukan dan diperhatikan agar strategi email marketing yang kamu lakukan menghasilkan sesuatu yang lebih efektif.

Rekomendasi Tools Terbaik untuk Email Marketing

Jika kamu sudah mengetahui prediksi tren terbaru dan best practice untuk email marketing di tahun depan, maka kini saatnya kamu menggunakan tools yang tepat. Tools dan platform yang tepat akan memudahkanmu dalam membuat strategi email marketing yang tepat sasaran.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam membuat strategi email marketing. Untuk penjelasan lengkapnya, kamu juga bisa mengunduh e-book “Prediksi Tren Email Marketing Tahun 2023” di sini.

Pengembangan WhatsApp Bisnis Jadi Fokus Meta Indonesia di 2023

Setelah melakukan perubahan nama bulan Oktober 2021 lalu, Facebook yang kini dikenal sebagai Meta memiliki sejumlah fokus bisnis yang akan digencarkan pada 2023 mendatang, termasuk untuk unitnya di Indonesia.

Tiga fokus Meta untuk Indonesia adalah membantu pelaku bisnis melalui  teknologi digital, mendukung akselerasi digital melalui serangkaian kemitraan dan program, serta mendorong tren/inspirasi bagi kreator dan komunitas yang menggunakan platform miliknya.

WhatsApp untuk Bisnis

Meta melihat di tahun 2023 aktivitas bisnis di ranah online akan semakin erat dengan penggunaan layanan business messaging, terutama melalui layanan WhatsApp yang begitu populer di Indonesia. Studi yang diluncurkan oleh Kantar di tahun 2022 menunjukkan, 7 dari 10 orang di Indonesia lebih suka menggunakan layanan business messaging untuk terhubung dengan mitra dan pelanggan, daripada melalui telepon atau email.

Terlebih Meta juga telah meluncurkan fitur Communities di WhatsApp yang memungkinkan orang untuk terhubung dengan berbagai macam komunitas. Fitur ini baru diluncurkan, dan secara gradual akan ada di seluruh aplikasi WhatsApp bagi pengguna di Indonesia.

Tercatat saat ini lebih dari 1 miliar pengguna terhubung dengan akun bisnis  setiap minggu. Pada business messaging, percakapan dengan format 1:1 membentuk interaksi yang bermakna dengan pelanggan. Pasca-pandemi, hampir separuh konsumen Indonesia lebih sering melakukan obrolan dengan akun bisnis. 40% responden meningkatkan penggunaan perpesanan bisnis.

Sementara itu Komunikasi bisnis melalui perpesanan kini menjadi bagian dari perilaku konsumen. 1 dari 2 konsumen Indonesia menggunakan business messaging setiap 3 minggu sekali. Fitur tersebut juga digunakan oleh semua kategori umur, khususnya milenial gan Gen Z.

Sebelumnya WhatsApp juga telah menunjuk Calvin Kizana sebagai Head of WhatsApp Indonesia. Disinggung apa rencana Meta untuk WhatsApp ke depannya, Industry Head Meta Indonesia Aldo Rambie mengungkapkan, WhatsApp sendiri memiliki ekosistem yang menyeluruh, mulai dari consumer apps hingga business platform.

“Konteksnya tetap membangun one-on-one conversation yaitu memberikan fitur yang memudahkan conversation antara person-to-person. Untuk small bisnis bisa memudahkan mereka menggunakan WhatsApp. Dengan tujuan yaitu agar bisnis bisa menjangkau pelanggan dengan skala yang lebih besar. Tahun depan akan kita jelaskan lebih detail lagi.”

Menurut laporan yang dirilis Business of Apps, Indonesia adalah negara terbesar ketiga di dunia untuk jumlah pengguna WhatsApp di dunia, setelah India dan Brazil. Diperkirakan pada tahun 2021 adalah 112 juta pengguna WhatsApp di Indonesia, atau hampir separuh populasi.

Pengembangan metaverse di Indonesia

Disinggung seperti apa perkembangan metaverse di Indonesia yang telah dikembangkan oleh Meta menggunakan headset virtual reality, menurut Kepala Kebijakan Publik Meta  Indonesia Noudhy Valdryno, perkembangan metaverse dilakukan secara berkala. Jadi bukan berarti secara langsung diimplementasikan di semua negara.

“Jadi apa yang kita lakukan di Indonesia saat ini adalah membangun ekosistemnya dulu. Tentunya metaverse ini bukan hanya teknologi AR/VR saja, namun juga banyak hal yang harus kita bangun. Contohnya ekosistem tapi juga ada infrastruktur hingga talenta.”

Ditambahkan olehnya secara pribadi dirinya juga berharap suatu saat Indonesia bisa mendapatkan akses teknologi metaverse yang dikembangkan oleh Meta. Namun saat ini fokus Meta Indonesia adalah mempersiapkan dulu ekosistemnya. Diharapkan Indonesia bisa menjadi salah satu negara kunci di era metaverse.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas studi yang dilakukan oleh Instagram bersama dengan Populix merilis laporan “Yang dicintai Gen Z Indonesia di Instagram” untuk pertama kalinya. Laporan ini menunjukkan, kelompok Gen-Z ternyata tidak hanya kelompok yang menikmati konten hiburan, namun mereka juga cenderung ingin lebih terhubung dengan orang-orang yang ada di dalam lingkaran pertemanan mereka.

Salah satu temuan menarik di Indonesia adalah bagaimana kelompok Gen-Z di Instagram menjadikan tren hashtag #PesonaIndonesia dan #Kuliner sebagai top hashtag di tahun 2022 dengan masing-masing masing-masing 37% dan 40% Gen-Z menggunakan dua hashtag ini. #PesonaIndonesia dan #kuliner akan terus menjadi tren di tahun 2023.

Juga terungkap dalam laporan tersebut tren yang dinanti oleh Gen-Z di Instagram. Di antaranya adalah implementasi metaverse dan elemen-elemen web3, seperti avatar, AR dan VR, hingga NFT. Tercatat sekitar 65% Gen-Z di Indonesia ingin melihat lebih banyak lagi fitur VR di Instagram.

Bulan September tahun ini, Meta meluncurkan Akademi Pembelajaran Virtual, sebuah program pelatihan untuk kreator-kreator Spark AR di seluruh Indonesia dari berbagai latar belakang dan tingkatan yang bertujuan memberikan mereka kemampuan dari tingkat dasar hingga lanjut, untuk menciptakan pengalaman Augmented Reality (AR) yang menarik dan membawa dampak ekonomi.

“Akademi Pembelajaran Virtual merupakan upaya kami untuk mendukung anak-anak muda di Indonesia yang tertarik belajar Spark AR dan menjadi kreator-kreator masa depan sebagai tulang punggung dari masa depan metaverse dan evolusi teknologi secara umum,” ujar Noudhy.

Mengenal Si Apik, Aplikasi Pencatatan Keuangan UMKM Dari BI

Mencatat keuangan adalah salah satu aktivitas yang wajib dilakukan di dalam usaha. Tidak hanya untuk mengetahui keluar masuk uang, mencatat keuangan juga membantu Anda mengetahui kondisi usaha (laba atau rugi). Jika Anda masih merasa sulit dalam mencatat keuangan, Si Apik adalah solusinya.

Untuk bisa memahami lebih jauh bagaimana Si Apik dapat membantu usaha Anda, yuk kenalan lebih dekat dengan aplikasinya melalui artikel ini.

Tentang Aplikasi Si Apik

Si Apik adalah aplikasi pencatatan keuangan usaha yang dirilis oleh Bank Indonesia sebagai bentuk dukungannya terhadap usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM).

Hadirnya aplikasi Si Apik ini berawal dari fakta masih banyaknya pelaku usaha, khususnya UMKM, yang mengabaikan pencatatan keuangan usaha. Untuk itu, BI ingin mendorong lebih banyak UMKM melakukan pencatatan keuangan usaha dengan lebih mudah melalui platform digital berbasis aplikasi Si Apik.

Aplikasi Si Apik dapat diunduh baik di App Store untuk pengguna iOS dan di Play Store untuk pengguna Android.

Fitur-Fitur Aplikasi Si Apik

Dalam memudahkan UMKM dalam mencatat keuangan usaha, aplikasi Si Apik menghadirkan fitur-fitur untuk mencatat berbagai jenis uang masuk dan keluar.

Fitur Penerimaan

Seperti namanya, fitur penerimaan ini digunakan untuk mencatat semua uang yang Anda terima atau uang masuk. Contohnya seperti menerima dana dari kegiatan usaha, adanya dana masuk hasil dari pinjaman, dan dana yang masuk dari pemilik usaha.

Fitur Pengeluaran

Selain fitur penerimaan, ada pula fitur pengeluaran. Anda dapat menggunakan fitur ini untuk mencatat segala transaksi keluar, seperti adanya dana keluar untuk kegiatan usaha, pembayaran pinjaman, dan uang keluar untuk keperluan pemilik usaha.

Di setiap masing-masing fitur tersebut nantinya Anda akan menemukan berbagai fitur pencatatan keuangan yang lebih rinci. Salah satunya pencatatan dana keluar untuk kegiatan usaha dalam segi biaya transportasi.

Nah, itu dia sedikit informasi mengenai aplikasi Si Apik. Bagi Anda pelaku UMKM yang ingin mulai merapikan pembukuan atau pencatatan keuangan usahanya dengan lebih mudah, Si Apik adalah aplikasi yang wajib Anda coba. Menarik, bukan?

Google Umumkan Inisiatif Baru untuk Cetak Talenta Digital Berkualitas di Indonesia

Selain mengumumkan pendanaan untuk pencegahan misinformasi, acara tahunan “Google for Indonesia 2022” mengangkat berbagai inisiatif baru untuk mencetak lebih banyak talenta digital agar dapat memenuhi kelangkaan talenta berkualitas di negara ini.

Inisiatif pertama adalah menumbuhkan kreator ekonomi di sektor game. Google akan mendanai Google Play x Unity Game Developer Training, program uji coba hasil kerja sama dengan Asosiasi Game Indonesia.

Program ini memberikan pelatihan dan sertifikasi Unity kepada 500 mahasiswa di 15 universitas dan 50 developer profesional. Pelatihan diberikan melalui kursus mandiri secara online dan gratis, dan developer dapat memilih sesi pelatihan online yang dipandu instruktur.

“Unity adalah salah satu mesin pengembang game terkemuka di dunia. Unity digunakan secara global, baik oleh developer besar maupun kecil, mulai dari studio game indie hingga studio game besar. Meningkatkan keterampilan mahasiswa dan developer lokal melalui berbagai kursus dan pelatihan yang tersedia di Unity akan membekali mereka dengan ilmu membuat game kelas dunia,” ucap Director of Google Play Partnership untuk Asia Tenggara dan Australia Kunal Soni saat paparan di Google for Indonesia 2022, kemarin (7/12).

Berikutnya, membuka angkatan baru untuk program Bangkit, yakni pelatihan industri untuk mahasiswa, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (di bawah program Kampus Merdeka), GoTo, Traveloka, DeepTech, dan beberapa universtas lain. Program ini akan menerima 9.000 mahasiswa untuk angkatan 2023, naik tiga kali lipat dari 2021.

Tak hanya mahasiswa, kali ini Google membuka kesempatan yang sama untuk pelajar SMK. Program berdurasi 900 jam ini mengajarkan ilmu tentang machine learning, mobile development, dan cloud computing, telah menghasilkan lebih dari 5.000 lulusan Bangkit. Jumlah mitra perusahaan teknologi yang akan menerima peserta kali ini juga lebih banyak, disebutkan ada 77 perusahaan.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim mengaku selalu bangga dan terinspirasi setiap bertemu dengan adik-adik lulusan Bangkit. Pihaknya menyadari kebutuhan talenta digital dalam negeri yang sangat besar, yaitu 600.000 talenta per tahunnya. Makanya, sangat dibutuhkan kolaborasi.

“Program Bangkit hadir sebagai inisiatif pengembangan kompetensi mahasiswa untuk berkarier di dunia teknologi global, dengan harapan melahirkan para pemimpin teknologi di Indonesia yang dapat berkontribusi dalam akselerasi ekonomi digital di tanah air,” ujar Nadiem.

Inisiatif hijau

Pada saat yang bersamaan, Google juga mengumumkan penandatanganan perjanjian non-komersial dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk menghadirkan Project Green Light di Jakarta. Proyek ini bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi lampu lalu lintas guna mengurangi kemacetan, konsumsi bahan bakar, dan emisi kendaraan.

Tim peneliti dari Google akan memberikan rekomendasi kepada Pemerintah DKI Jakarta untuk mengoptimalkan pengaturan waktu lampu lalu lintas guna mengurangi lalu lintas yang tersendat, berdasarkan data lalu lintas anonim dan data mobilitas masyarakat berbasis Android.

VP of Engineering and Research Google Yossi Matias mengatakan inisiatif ini baru pertama kali diluncurkan di Asia Tenggara. Project Green Light menggunakan AI untuk mengoptimalkan lampu lalu lintas di persimpangan di seluruh dunia, guna membantu meminimalkan kemacetan dan polusi yang ditimbulkan. Kolaborasi ini nantinya memperlihatkan bagaimana teknologi AI menghadirkan solusi bermanfaat bagi masyarakat dengan sedikit investasi.

“Kami tidak perlu mengembangkan perangkat maupun ilmu baru karena kami menggunakan machine learning dan infrastruktur cloud yang sudah ada. Misalnya, AI memungkinkan Google menganalisis data tanpa sensor tambahan atau bahkan mengubah infrastruktur, sebelum mengirimkan rekomendasi ke dinas kota yang kemudian menerapkan cara-cara untuk mengoptimalkan pengaturan,” kata Matias.

Proyek ini akan dimulai pada 2023 melalui beberapa tahapan, yakni (1) analisis data lokasi anonim dari sistem navigasi, (2) pengukuran metrik arus lalu lintas persimpangan, (3) pemberian rekomendasi yang akan mengevaluasi perubahan bersama dengan kota.

Di India, proyek ini telah membantu kota mengoptimalkan pengaturan waktu lampu lalu lintas dengan lebih baik, mengurangi waktu tunggu di persimpangan, kemacetan jalan, dan emisi karbon. Pada 2022, khususnya di Bangalore, terlihat hasil awal dari pengurangan kemacetan sebesar 20%.

“Dengan menggunakan teknologi AI kami, diharapkan inisiatif ini akan meningkatkan efisiensi bahan bakar, mengurangi emisi, meningkatkan kualitas udara, dan membuat aktivitas berkendara jadi lebih aman dan menyenangkan di Jakarta,” kata dia.

Google yakin AI memiliki potensi untuk mentransformasi tantangan lingkungan di sejumlah area. Mitra, seperti World Resources Institute di India, menggunakan Google Earth Engine untuk menghasilkan peta dan jenis analisis yang diperlukan untuk merencanakan intervensi yang terencana.

Sementara itu, Environmental Insights Explorer tersedia di 17.000 kota di seluruh Asia-Pasifik, memungkinkan pemerintah mengukur sumber emisi karbon dan mengidentifikasi strategi yang tepat untuk menerapkan sumber daya energi yang lebih bersih.

Baru-baru ini, Google memperluas Open Buildings ke Asia Selatan dan Tenggara, menyediakan data untuk menginformasikan perencanaan kota, dan menggunakan AI dalam kemitraan dengan organisasi lokal seperti CSIRO Australia untuk mempelajari bagaimana lamun (seagrass) dapat melindungi ekosistem bawah laut dengan lebih baik di Indo-Pasifik.

Google Kucurkan 26,5 Miliar Rupiah Perangi Misinformasi Jelang Pemilu 2024

Google mengumumkan pendanaan dengan total sebesar $1,7 juta atau sekitar 26,5 miliar Rupiah untuk dua inisiatif besar dalam memerangi hoaks dan misinformasi menjelang Pemilu Nasional pada 2024. Pengumuman ini disampaikan di ajang tahunan Google for Indonesia, kemarin (7/12).

Inisiatif pertama, pendanaan sebesar $1,2 juta atau sekitar 18,7 miliar Rupiah ke CekFakta dan Google News Initiative (GNI) Training Network untuk membekali para jurnalis, redaksi, serta pengecek fakta dengan keterampilan dan alat yang dibutuhkan menjelang Pemilu Nasional pada 2024. CekFakta merupakan konsorsium pengecek fakta yang terdiri dari 24 organisasi berita.

Kedua, melalui lengan filontropi Google.org, pihaknya memberikan dana hibah sebesar $500 ribu atau sekitar 7,8 miliar Rupiah ke Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) untuk menjalankan program Akademi Digital bagi lansia dan remaja cerdas di 2023. Program ini akan memberdayakan kelompok pemilih rentan, seperti pemilih pemula serta lanjut usia, agar dapat lebih memahami dan menyikapi konten yang mereka lihat di internet.

Tak hanya itu, Google juga mengumumkan inisiatif baru yang dipimpin oleh Centre of Strategic and International Studies (CSIS) di Jakarta untuk mengembangkan Safer Internet Lab. Laboratorium ini akan meneliti dan menganalisis sumber serta pola misinformasi dan disinformasi untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai isu provokatif sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf menyampaikan, sudah lebih dari tujuh tahun Google menjalankan dan mendanai berbagai program untuk redaksi, jurnalis, mahasiswa, orang tua, dan anak sekolah untuk memupuk kemampuan berpikir kritis dan pengecekan fakta di tingkat hilir. Di tingkat ini, pembaca biasanya menemukan banyak informasi yang meragukan.

“Kami juga mencoba mengatasi masalah misinformasi dan disinformasi di tingkat hulu. Kami harap para peneliti dan partner di Safer Internet Lab dapat membuat laporan dan menciptakan solusi potensial yang akan membantu para pembuat kebijakan serta pengecek fakta memahami bagaimana dan dari mana sumber masalah ini agar kepercayaan publik tetap terjaga,” ucap Randy.

Inisiatif Google lainnya

Seperti yang diucapkan Randy, dukungan Google bukan pertama kalinya dalam memberantas penyebaran berita hoaks. Dari sisi hulu ke hilir, Google menginisiasi berbagai program lewat GNI dengan membawa misi mendukung media dalam memberikan liputan berkualitas. Di Indonesia, GNI berfokus untuk meningkatkan kemampuan editorial, terutama melawan misinformasi.

GNI Indonesia Training Network dirintis sejak 2017 melalui kemitraan dengan Internews dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Program ini melatih wartawan, blogger, dan mahasiswa untuk melawan penyebaran informasi keliru. Data terakhir mencatat program ini sudah diikuti oleh 11 ribu peserta di 51 kota.

Kemudian, meluncurkan CekFakta pada 2018 yang merupakan proyek kolaboratif pengecekan fakta yang dibangun di atas API Yudistira oleh MAFINDO dan bekerja sama dengan beberapa media online yang tergabung di Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), didukung oleh Google News Initiative (GNI), Internews, dan FirstDraft.

Pada September lalu, GNI bermitra dengan lab inovasi global Echos dan didukung Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), melalui program GNI Startups Lab Indonesia mendukung liputan berkualitas tinggi untuk komunitas lokal, kelompok audiens spesifik, dan/atau masyarakat yang sebelumnya kurang terlayani di seluruh Indonesia.

Di program ini, startup berita digital akan menemukan cara memahami audiens mereka dengan lebih baik, mempelajari strategi sukses dan inovatif, mendapatkan akses diskusi dengan mentor dari Google, Echos, dan SMSI, serta bisa memberikan kontribusi pada evolusi jurnalisme nasional.

GNI dan Echos mengadakan program selama 16 minggu yang secara khusus dirancang sesuai dengan kebutuhan startup konten di Indonesia dan bagi organisasi berita digital yang masih berada pada tahap awal dalam pembuatan konten digital asli.

Mereka akan mendapatkan manfaat dari keahlian Echos dalam mendukung startup media dengan design thinking dan didukung oleh jaringan luas SMSI, serta komunitas-komunitas aktif di Indonesia yang juga akan mengadakan lokakarya, pelatihan, dan peluang networking dengan figur ternama.

Berikutnya, News Equity Fund berupa komitmen global untuk menyediakan dukungan fasilitas dan kesempatan bagi organisasi-organisasi berita yang fokus melayani komunitas kurang terwakili. Langkah tersebut dilakukan karena Google ingin mendukung inklusi, memberdayakan ekosistem berita yang majemuk, dan mendukung penerbit skala kecil dan menengah dalam menerbitkan konten jurnalisme orisinal untuk audiens yang kurang terwakili di seluruh dunia. Indonesia menjadi salah satu negara tujuan dalam program ini.

Namun, membekali wartawan dengan keterampilan yang tepat tidaklah cukup. Masyarakat perlu dilatih keterampilan untuk menilai dan memeriksa kebenaran informasi demi mencegah misinformasi online.

Sebelumnya, Google.org disebutkan telah memberikan donasi lebih dari $2,4 juta untuk mendukung sejumlah organisasi di Indonesia dalam meningkatkan literasi media. Dana hibah yang diberikan ini bertujuan untuk membekali guru dan dosen dengan pelatihan agar mereka lebih mampu untuk mengevaluasi sumber informasi online, misalnya.

Tertarik Usaha di Bidang Kuliner? Ini 10 Ide Bisnis Makanan yang Bisa Dijual Online

Bisnis di bidang kuliner adalah salah satu bisnis yang menjanjikan. Pasalnya, makanan dan minuman adalah kebutuhan harian manusia. Dengan semakin canggihnya teknologi, penjualan bisnis kuliner juga semakin mudah seperti beberapa ide bisnis makanan pada artikel ini yang dapat dijual secara online.

Ide Bisnis Makanan Online

Berjualan makanan kini semakin mudah. Anda dapat menjualnya di marketplace atau daftar menjadi Mitra GrabFood Merchant, GoFood Partner, hingga Shopee Food Merchant.

Apabila Anda tertarik dengan bisnis makanan, berikut adalah beberapa rekomendasi makanan yang bisa Anda jual secara online.

Frozen Food

Jika berbicara tentang menjual makanan secara online, menjual frozen food adalah ide bisnis yang paling populer. Hal ini dikarenakan penyimpanan, penjualan, dan pengiriman frozen food sangat mudah.

Beberapa makanan yang biasanya dijual dalam bentuk frozen food antara lain nugget, sosis, daging, pisang coklat, bakpao mini, dan masih banyak lagi.

Aneka Cemilan Asin dan Pedas

Selain frozen food, jenis makanan ringan keripik asin dan pedas juga memiliki banyak peminat. Seperti snack lidi, makaroni, keripik pisang, dan lain-lain.

Dalam penjualannya, Anda dapat memanfaatkan marketplace seperti Tokopedia dan Shopee serta media sosial.

Salad Buah

Salad buah merupakan makanan yang berisi potongan-potongan buah disajikan dingin dengan mayonaise, susu kental manis, dan keju. Jenis makanan ini dapat menjadi pilihan bisnis yang tepat karena memudahkan orang-orang dalam mengkonsumsi buah-buahan.

Berbeda dengan keripik camilan dan frozen food, salad buah dapat Anda jual melalui GrabFood, GoFood, dan ShopeeFood.

Kue Kering

Selanjutnya, menjual kue kering juga merupakan ide bisnis yang dapat Anda coba. Terutama ketika mendekati hari-hari besar keagamaan, seperti idul fitri dan natal. Dalam hal pengemasan, menjual kue kering secara online memang cukup menantang. Namun, bukan hal yang mustahil untuk dilakukan.

Anda dapat mempelajari proses packing ini melalui internet atau pengalaman UMKM kue kering yang lain.

Kue Tart

Penjualan kue tart secara online semakin banyak diminati belakangan ini karena beberapa konten bisnis kue tart sempat viral melalui media sosial TikTok. Dari sini mulai memicu banyak bisnis kue tart lain untuk mulai go digital.

Jika Anda memiliki keahlian dalam membuat kue, Anda juga bisa mulai memasarkan kue tart Anda secara online dan membuka toko di aplikasi ojek online sebagai Merchant.

Dessert Box

Selain kue tart, peminat dessert box kini juga semakin meningkat. Dessert box adalah makanan penutup manis seperti red velvet, brownies, dan tiramisu dengan krim dan banyak toping lainnya.

Untuk membuat dessert box, Anda perlu mempelajari sedikit keahlian dari membuat kue terutama dalam hal memanggang, membuat krim, dan juga keahlian menghias kue.

Sambal

Pilihan ide bisnis makanan online berikutnya adalah sambal. Bahan-bahannya yang terjangkau serta pembuatan dan pengemasannya yang mudah menjadi alasan mengapa sambal cocok dijual secara online.

Permintaan konsumen akan sambal siap makan juga semakin meningkat, terutama untuk produk-produk sambal khas daerah.

Abon

Ide bisnis makanan online berikutnya adalah abon. Pembuatan abon memang cukup sulit. Namun, Anda bisa mengatasinya dengan mencari supplier abon dan memulai bisnis sebagai reseller.

Menjual abon secara online juga bukanlah sesuatu yang sulit. Anda dapat mengemasnya dengan mudah dan menjajakannya di e-commerce seperti menjual sambal dan aneka cemilan.

Bakso Aci dan Seblak

Menjual makanan berkuah seperti bakso aci dan seblak adalah prospek bisnis yang menjanjikan karena enak dan murah. Anda juga dapat mengemasnya dalam bentuk instan dan memberikan instruksi pembuatan ketika ingin menjualnya secara online.

Jika ingin menjualnya dalam bentuk siap makan, sama seperti kue tart dan dessert box, Anda dapat menjajakannya di aplikasi ojek online.

Aneka Roti

Apakah Anda memiliki keahlian dalam membuat roti? Jika iya, maka bisnis roti adalah ide bisnis yang cocok untuk Anda. Anda dapat menjualnya dengan sistem pre-order atau menjualnya secara langsung dengan membuat toko di GrabFood dan GoFood.

Dalam menjalankan bisnis aneka roti, Anda harus menguasai pembuatan banyak jenis roti agar dapat menjajakan berbagai varian yang bisa dipilih oleh pelanggan.

Itu dia 10 ide bisnis makanan online yang bisa menjadi pilihan untuk Anda yang tertarik memulai bisnis di bidang kuliner. Semua ide bisnis di atas memiliki peluang sukses yang sama. Hal pertama yang perlu Anda lakukan ketika memulainya adalah mendapatkan kepercayaan pelanggan.

Kemudian, maksimalkan promosi secara online melalui berbagai media sosial, seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp dengan membuat poster promosi yang menarik.

Header by Pexels.

Platform Insurtech “Full-Stack” Sunday Gencarkan Ekspansi di Indonesia

Platform insurtech full-stack asal Thailand, Sunday ingin menjangkau lebih banyak pengguna, baik individual maupun korporasi, di pasar Indonesia.

Sedikit informasi, Sunday didirikan pada 2017 dan berada di bawah naungan holding company di bidang keuangan dan teknologi, Sunday Ins Holdings yang berbasis di Singapura.

“Alasan kami memilih nama Sunday karena kami ingin menjadi brand yang sederhana dan dapat relate dengan generasi masa depan,” ungkap Co-founder dan CEO Sunday Cindy Kua kepada DailySocial.id.

Cindy memaparkan lebih lanjut tentang pengembangan Sunday dan rencana bisnisnya di Indonesia untuk memperkaya ekosistem insurtech lebih luas.

Posisi Sunday

Resmi meluncur di Indonesia pada tahun ini, Sunday menawarkan sejumlah produk asuransi, mulai dari polis untuk kendaraan bermotor dan perjalanan, Sunday Health for Business, hingga program perlindungan kesehatan untuk pemberi kerja dengan pengajuan klaim asuransi nasabah lebih mudah. Selain itu, Sunday menawarkan paket smartphone berbasis langganan melalui mitra.

Sebagai insurtech full-stack, Sunday memiliki nilai pembeda dibandingkan pemain sejenis yang menerapkan konsep Managing General Agent (MGA) atau insurtech yang menyasar segmen B2B. Di Indonesia, model tersebut digunakan oleh beberapa startup, seperti PasarPolis, Qoala, dan Aman.

“Karena kami full-stack, kami beroperasi selayaknya perusahaan asuransi. Kami monetisasi melalui underwriting, kami kelola semua. Itu alasan kami berada dalam regulasi OJK. Kami harus memastikan dapat membayar klaim nasabah kami,” tutur Cindy.

Menurut Cindy, perusahaan asuransi konvensional memang memiliki lisensi untuk proses underwriting, tetapi mereka tidak punya fleksibilitas dalam bertransformasi digital. Saat ini, Sunday telah menyediakan lebih dari 1 juta polis dan aktif memproteksi lebih dari 100.000 nasabah asuransi kesehatan.

“Bank dan perusahaan asuransi konvensional butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa bertransformasi mengadopsi teknologi. Sundah, sebagai perusahaan teknologi, tidak bisa menunggu. Kami harus menyamakan kecepatan konsumen,” katanya.

Implementasi teknologi

Dengan mengadopsi AI dan machine learning, Sunday berupaya untuk memperkuat business process dan pengembangan produk yang lebih personalized, hingga memperkuat aspek data compliance dan keamanan.

Selain itu, data yang dimiliki Sunday tersimpan dalam microservices architecture sehingga memungkinkan pihaknya untuk mengadopsi teknologi yang berbeda di masa depan. Misalnya, blockchain dan turunannya. “Kami membangun arsitektur yang memungkinkan kami untuk menerapkan AI dan machine learning.”

Saat ini, Sunday telah menempatkan sejumlah SDM lokal di Indonesia untuk memperluas layanan dan menjangkau lebih banyak pengguna. Untuk tahap awal, Sunday baru bermitra dengan Pegadaian di Indonesia untuk program employee benefits. Sunday juga menggencarkan kerja sama strategis dengan perusahaan teknologi, seperti platform mobil bekas dan logistik.

Sebagai informasi, Sunday telah mengantongi pendanaan seri B senilai $75 juta dari KSK Ventures, Vertex Ventures, Quona Capital, Tencent, SCB10X, LINE Ventures, Z Venture Capital, Granite Oak, Aflac Ventures, dan OSK- SBI Venture Partners.

Cube Asia 2022: Indonesia Pasar Terbesar “Live Shopping” dan “Group Buying” di Asia Tenggara

Indonesia menjadi pasar live shopping dan community group buy terbesar di Asia Tenggara dengan estimasi nilai Gross Merchandise Value (GMV) masing-masing sebesar hampir $5 miliar dan $2 miliar berdasarkan laporan perdana Cube Asia bertajuk “Social Commerce in Southeast Asia 2022”.

Laporan ini mencatat penggunaan platform social commerce dalam mendorong pertumbuhan transaksi e-commerce Asia Tenggara dengan estimasi total nilai sebesar $42 miliar di 2022. Adapun, sebanyak 15.000 responden di Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam berpartisipasi terhadap survei laporan ini.

Menurut CEO and Head of Data Cube Asia Sarabjit Singh, engagement media sosial di Asia Tenggara termasuk yang tertinggi di dunia. Sebanyak 90% pengguna internet di kawasan ini sudah memiliki akun Facebook, Instagram, WhatsApp, TikTok, dan LINE.

Kemudian, sebanyak 55% dari pengguna internet di Indonesia dan Thailand mengalokasikan pengeluaran untuk bertransaksi di platform social commerce masing-masing sebesar $100 dan $180 per pengguna per tahun.

Laporan ini membagi pengalaman transaksi di social commerce ke dalam empat kategori, yakni platform social commerce, conversational commerce, live shopping, dan community group buy. Pemilik brand/peritel yang menggabungkan lebih dari satu kategori ini, akan menjadi pemenang di masa depan.

Media sosial dan perpesanan

Dalam temuannya, rata-rata-rata pemilik channel di e-commerce Asia Tenggara telah memanfaatkan satu dari empat platform social commerce. Bagi pemilik brand, penting untuk memberikan pengalaman berbelanja yang lebih engaging melalui platform social commerce.

Transaksi commerce yang terjadi di media sosial menyumbang sebesar $34 miliar di Asia Tenggara, terbesar dibandingkan tiga kategori lainnya. Salah satu faktor pemicu tingginya nilai transaksi ini adalah meningkatnya jumlah waktu yang dihabiskan pengguna di media sosial selama pandemi.

Sumber: Cube Asia
Sumber: Cube Asia

Sebagai media sosial dengan basis pengguna besar, Facebook dan Instagram, memang telah memulai tren social commerceNamun, posisinya kini tertinggal dengan TikTok yang menawarkan cara lebih engaging dengan mengintegrasikan seluruh pengalaman bertransaksi dalam satu aplikasi saja.

Pada produk kecantikan, sebanyak 44% dari 800 beauty brand yang disurvei di Indonesia, telah memiliki kanal TikTok Shop.

Di kategori conversational commerce,transaksi berbasis percakapan berkontribusi sebesar $12 miliar di Asia Tenggara. Sebanyak 74% konsumen menggunakan aplikasi messaging untuk membuat pesanan.

Awalnya, model ini banyak digunakan penjual skala kecil, tetapi kini juga banyak dipakai oleh brand dan peritel. Bagi pemilik brand, cara ini menawarkan konversi ke penjualan lebih tinggi dengan biaya marketing lebih rendah dan utilisasi staf yang lebih baik.

Sumber: Cube Asia
Sumber: Cube Asia

Sementara bagi pelanggan, mereka lebih menyukai proses pemilihan produk dan pembayaran terjadi langsung di aplikasi messaging. Pelanggan juga lebih jelas dalam menanyakan produk yang mereka cari kepada staf.

Namun, ada juga yang menanyakan produk di WhatsApp, tetapi pembeliannya diselesaikan di toko fisik. Adapun, transaksi yang terjadi di aplikasi messaging terdiri dari Facebook Messenger (27%), WhatsApp (21%), SMS/iMessage (6%), dan lainnya (46%).

Live shopping dan group buying

Kategori live shopping atau berbelanja via tayangan streaming tengah menjadi tren yang berkembang pesat di Asia Tenggara. Pertumbuhannya mencapai sepuluh kali lipat atau sebesar $13 miliar di 2022. Setidaknya, 44% pengguna internet telah menjajal live shopping selama setahun terakhir.

Terdapat tiga kategori seller yang menawarkan live shopping, yakni seller independen, influencer, dan brand atau peritel. Sementara, ada tiga tipe platform yang digunakan seller untuk menghadirkan live shopping, yaitu media sosial, e-commerce, dan native plaftorm.

Menariknya, laporan ini menyebutkan Indonesia sebagai pasar live shopping terbesar di Asia Tenggara dengan GMV hampir $5 miliar di 2022. Biasanya, live shopping paling banyak ditemukan di Facebook dan Instagram. Namun, TikTok mulai mengambil pangsa live shopping yang signifikan, terutama di Indonesia.

TikTok mencoba mirroring strategi yang telah digunakan sister-app Douyin di Tiongkok dengan mengintegrasikan seluruh tools untuk bertransaksi hingga check out. Integrasi sepenuhnya ini dinilai lebih engaging dan conversion-oriented.

Sumber: Cube Asia

Terakhir adalah community group buy yang sangat dipengaruhi oleh konsumen berbasis komunitas/grup. Mereka melakukan kesepakatan bertransaksi secara bersama-sama, utamanya karena didorong oleh dua pendekatan model, yakni harga lebih terjangkau dan reseller/agen.

Saat ini, transaksi e-commerce berbasis grup masih relatif kecil, berkisar 3% dari total GMV di Asia Tenggara atau sekitar $5 miliar. Namun, Indonesia menjadi pasar community group buy terbesar di kawasan ini dengan nilai pangsa $2 miliar. Beberapa startup di Tanah Air yang menggunakan model ini untuk mengakselerasi e-commerce di kota tier 2 dan 3 adalah Kitabeli dan Evermos.

Laporan ini juga menyebut bahwa banyak pelaku startup new retail yang mencoba menduplikasi model berbasis komunitas sebagaimana yang telah dilakukan Pinduoduo (Tiongkok) dan Meesho (India) untuk mendorong pertumbuhan e-commerce di Asia Tenggara.

Cara Mengakses Laporan Penjualan Melalui Aplikasi Qasir

Qasir merupakan aplikasi POS yang bisa diakses para pemilik usaha untuk membantunya dalam hal keuangan. Salah satu fitur menarik yang dimiliki oleh Qasir adalah laporan penjualan yang bisa dibuat secara otomatis dari data transaksi yang sudah diinput ke dalam sistem Qasir.

Laporan penjualan ini berguna untuk Anda sebagai pemilik, karena bisa melihat situasi usaha Anda secara langsung. Bagaimana penjualan yang terjadi dan apa yang harus dilakukan ke depannya sesuai dengan situasi terkini perusahaan.

Dalam aplikasi Qasir fitur laporan penjual terdapat pada dashboard backoffice yang hanya dapat diakses oleh orang yang terdaftar sebagai pemilik dan supervisor pada akun Qasir. Agar tampilan lebih jelas disarankan untuk membuka laporan menggunakan PC atau laptop.

Melihat Laporan Penjualan di Aplikasi Qasir

Melalui Aplikasi

  • Login aplikasi Qasir pada handphone atau tablet pemilik akun
  • Temukan URL toko Anda

  • Masukan URL dengan menggunakan browser atau PC

  • Untuk bisa melihat dashboard, Anda harus login terlebih dahulu. Login dapat dilakukan dengan memasukkan nomor handphone yang terdaftar dan juga password. Dashboard hanya bisa diakses dengan akun pemilik atau supervisor dengan cara yang sama. (setelah ini caranya akan sama dengan menggunakan website).

Melalui Website

  • Klik tombol masuk
  • Login dengan memasukkan nomor telepon atau email yang terdaftar, beserta PIN aplikasi Qasir Anda kemudian klik masuk

  • Jika sudah berhasil mengakses backoffice, akan muncul tampilan dashboard
  • Pilih outlet yang akan Anda monitoring datanya atau Anda bisa memilih semua Outlet
  • Anda bisa memilih laporan penjualan yang ingin Anda lihat, ada beberapa menu yang bisa dipilih yaitu, ringkasan penjualan, metode pembayaran, penjualan per produk, penjualan per kategori, penjualan per merek, dan laporan pelanggan

Detail Laporan

Ringkasan Penjualan

Pada menu ini Anda bisa mengetahui total penjualan, total diskon dan total pajak yang diberikan kepada pelanggan. Perhitungan ini menghasilkan total penjualan kotor.

Metode Pembayaran

Di sini Anda bisa mengetahui total transaksi berdasarkan metode pembayarannya, mulai dari tunai, non tunai, ataupun non tunai digital. Dengan begitu Anda bisa mengetahui metode pembayaran jenis apa yang paling disukai pelanggan toko Anda.

Penjualan per Produk

Anda bisa mengetahui rincian nama produk, jenis SKU, dan jumlah yang terjual. Total penjualan didapatkan dari hasil nominal penjualan kotor ditambah nominal pajak.

Laporan per Kategori

Anda bisa melihat rincian Laporan Per Kategori seperti berapa banyak yang terjual pada kategori tersebut dan total penjualan. Lalu ada juga laporan untuk pajak yang Anda bebankan kepada produk tersebut.

Laporan Per Merek

Sama halnya seperti laporan per kategori, Anda bisa melihat laporan berdasarkan merek dan berapa jumlah dan nominal yang telah terjual, termasuk total pajak yang telah Anda bebankan ke merek tersebut.

Laporan Pelanggan

Anda bisa melihat laporan pelanggan yang loyal dengan mengetahui Total Kunjungan dan Total Transaksi dari pelanggan tersebut. Selanjutnya Anda juga bisa melihat secara detail transaksinya, baik itu yang lunas ataupun kasbon.