Fitur SOS Alerts Bantu Pantau Bencana via Google Maps dan Search

Google baru saja meluncurkan sebuah fitur baru bernama “SOS Alerts” yang akan membantu pengguna memperoleh informasi mengenai bencana alam maupun bencana lain yang terjadi di wilayah tertentu. Fitur ini secara bersamaan digulirkan untuk  aplikasi Maps dan Search hampir di seluruh platform terdukung.

Untuk memberi informasi yang terpercaya, terbaru dan akurat, Google pun menggandeng beberapa pihak, seperti Red Cross, the Federal Emergency Management Agency, the Philippine Atmospheric, serta Geophysical and Astronomical Services Administration.

Fitur ini dapat dijumpai di bagian teratas situs pencarian Google di perangkat komputer, situs versi mobile, aplikasi Android maupun iOS, dan aplikasi Google Maps pada ponsel anda. Ketika Google Search maupun Google Maps dibuka, Google akan memberikan informasi umum mengenai bencana yang terjadi. Selain itu, jika memang tersedia, Google juga akan memberi informasi mengenai kontak yang dapat dihubungi untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai bencana tersebut.

Bahkan apabila lokasi Anda cukup dekat dengan lokasi kejadian, Google juga akan langsung memberi notifikasi terkait bencana itu. Sementara pada Google Maps, Google akan menambahkan informasi secara real-time jika ada penutupan maupun pengalihan jalur. Dengan demikian anda dapat mengambil rute alternatif dengan lebih cepat.

SOS Alerts bukan fitur pertama Google yang berkaitan dengan penanganan bencana. Sebelumnya, Google juga telah merilis  Google Person Finder, Google Crisis Map dan Google Public Alerts.

Sumber berita Techcrunch.

Aplikasi Trusted Contacts Jumpai Pengguna iOS

Pada akhir tahun 2016 lalu, Google merilis sebuah aplikasi bernama Trusted Contacts, sebuah aplikasi mobile yang memudahkan pengguna Android untuk membagikan lokasi kepada kontak terpilih, seperti keluarga atau teman dekat. Pada dasarnya, Trusted Contacts adalah aplikasi keamanan dengan memastikan anggota keluarga yang terhubung dalam kondisi baik-baik saja dan di tempat yang semestinya.

Kini, aplikasi Trusted Contacts buatan Google tersebut akhirnya tersedia juga untuk perangkat iOS. Meskipun demikian, terdapat beberapa fitur yang hanya bisa dinikmati oleh pengguna Android karena di saat yang sama, Google menggulirkan beberapa fitur ekstra ke dalamnya.

Saat aplikasi Trusted Contacts terpasang ke smartphone, pengguna dapat memilih beberapa kontak misalnya Ayah atau Ibu. Nah, kontak-kontak ini dapat mengetahui status anda selama ponsel anda menyala walau tanpa jaringan internet. Kontak yang sudah terhubung juga dapat menerima notifikasi lokasi secara real-time dan berkala.

Sementara itu, kontak yang memperoleh informasi dari Anda akan melihat secara langsung titik di mana Anda berada di atas peta. Dan untuk memberikan kelonggaran, kini pengguna bisa mengatur durasi sebelum aplikasi Trusted Contacts membagikan informasi lokasi ke kontak. Fitur ini dapat membantu pengguna ketika berada di daerah terpencil yang kualitas datanya sangat buruk.

Selain itu, dalam versi terbaru, Google telah menambahkan sembilan bahasa baru, di antaranya adalah Bahasa Yunani, Persia, dan Urdu. Dengan demikian, Trusted Contacts kini telah tersedia dalam 25 pilihan bahasa.

Sumber berita Google.

Indonesia Kini Miliki 45 Juta Pengguna Aktif Bulanan di Instagram

Instagram salah satu media sosial yang memiliki ciri khas sebagai tempat berbagi foto dan video pendek merilis data pengguna Indonesia. Dari data internal mereka Indonesia termasuk pasar terbesar Instagram di Asia. Tercatat total per kuartal pertama 2017 di Indonesia terdapat kurang lebih 45 juta pelanggan aktif setiap bulannya.

Angka tersebut naik dua kali lipat dari pengguna bulanan tahun lalu yang mencapai 22 juta. Capaian ini memposisikan Indonesia sebagai komunitas terbesar Instagram di Asia Pasifik dan salah satu pasar terbesar di dunia dari total 700 juta pengguna aktif Instagram setiap bulannya

Dua fitur baru Instagram, Instagram Story dan Instagram Live mendapat sambutan cukup positif di Indonesia. Sejauh ini Indonesia menjadi negara pembuat konten Instagram Story terbanyak dengan catatan jumlah mencapai dua kali unggahan konten Instagram Story dibandingkan rata-rata global.

“Di Indonesia, saat ini ada lebih dari 45 juta pengguna aktif Instagram setiap bulan, sehingga Indonesia menjadi komunitas Instagram terbesar di Asia Pasifik. Bagi masyarakat Indonesia, berbagi momen penting merupakan bagian dari budaya, sehingga tak heran Indonesia menjadi salah satu penghasil konten Instagram Story terbanyak, di mana penggguna di Indonesia mengunggah hampir dua kali lebih banyak konten Instagram Story dari jumlah rata-rata secara global,” ujar Country Director Facebook untuk Indonesia Sri Widowati.

Tingginya jumlah pengguna dan berlipatnya konten yang diproduksi masyarakat Indonesia di Instagram juga tak lepas dari kekuatan komunitas Instagram di Indonesia. Komunitas Instagram di Indonesia disebut terbentuk karena kesamaan minat sehingga membawa dampak positif pada hubungan antar individu dan bisnis.

Dalam rilisnya, Instagram menyebutkan saat ini 80% pengguna Instagram tercatat setidaknya mengikuti satu akun bisnis, dan sepertiga konten Instagram Story yang paling banyak dilihat berasal dari akun-akun bisnis. Di Indonesia Blibli merupakan perusahaan pertama yang menggunakan format iklan Instagram Story.

Application Information Will Show Up Here

Headphone Gaming Flagship Razer Baru Ini Buat Medan Tempur Digital Terasa Nyata

Dengan mengedepankan aspek kenyamanan dan desain, Razer memperkenalkan headphone Tiamat 7.1 di tahun 2012. Setelah mencobanya, komentar para reviewer terdengar senada: untuk produk yang dijajakan di harga tinggi, kualitas suaranya masih bisa ditingkatkan lagi. Mungkin itulah hal yang memotivasi Razer memperkenalkan penerusnya lima tahun kemudian.

Pada tanggal 25 Juli 2017 kemarin, produsen gaming gear yang dinahkodai CEO Min-Liang Tan itu memperkenalkan inkarnasi terbaru dari headphone kelas flagship mereka. Razer menamainya Tiamat 7.1 V2. Lewat produk premium ini, mereka menjanjikan pengalaman audio surround 7.1 berbekal tak kurang dari 10 driver untuk membawa Anda masuk ke dunia virtual lebih jauh lagi.

Razer Tiamat 7.1 V2 3

Razer Tiamat 7.1 V2 memiliki penampilan hampir identik seperti pendahulunya. Earcup mengusung desain persegi yang ergonomis, dimaksudkan agar dapat merangkul seluruh permukaan telinga. Sekali lagi, kenyamanan jadi perhatian utama Razer. Pertama, produsen memanfaatkan headband lentur sekunder ala SteelSeries Siberia V2 agar headset lebih fleksibel sekaligus memastikan distribusi tekanan ke kepala lebih merata. Kedua, Razer menggunakan bantalan empuk berlapis kulit sintetis, berguna pula buat mengisolasi suara.

Razer Tiamat 7.1 V2 2

Earcup mempunyai jendela transparan, dan dari sana, Anda bisa melihat bagaimana Razer menjejalkan lima buah driver di masing-masing bagian demi menghidangkan soundstage yang lebih baik. Setup-nya terdiri dari subwoofer 40mm, dua driver depan 30mm, serta driver tengah dan belakang sebesar 20mm. Buat menonjolkan setup tersebut secara visual, Razer mengintegrasikan sistem pencahayaan Chroma ke bagian dalam earcup, dan mempersilakan Anda mengustomisasinya dengan pilihan 16,8 juta warna.

Razer Tiamat 7.1 V2 4

Driver-driver itu bekerja secara kompak sehingga pengguna bisa benar-benar tahu secara akurat dari mana arah datangnya suara – sangat membantu dalam pertandingan kompetitif. Razer tak lupa menyediakan Audio Control Unit versi baru. Modul terpisah ini dirancang buat memudahkan pengaturan volume dan memilih mode output – 7.1 atau stereo. Audio Contro Unit juga dibekali fitur pass-through, memungkinkan kita men-switch setup dari headset ke speaker eksternal via satu sentuhan pada tombol.

Razer Tiamat 7.1 V2 1

Gamer saat ini sangat mengandalkan audio untuk mendeteksi posisi. Mendengar arah langkah kaki dan suara tembakan sangat krusial bagi kemenangan,” kata Min-Liang Tan di rilis pers. “Berkat kehadiran lima driver di masing-masing earcup, Razer Tiamat 7.1 V2 mampu menunjukkan sumber suara secara akurat, sangat berguna dalam pertandingan FPS atau ketika Anda hanya ingin sekedar menikmati soundstage masif dalam permainan.”

Razer Tiamat 7.1 sudah mulai dijual di Razer Store, dibanderol di harga US$ 200.

Sumber: RazerZone.com.

Inovasi Kaskus Kini Fokus ke Pengembangan Produk

Sebagai seorang pengguna Kaskus yang pernah menggunakan Kaskus di awal tahun 2000-an, tampilan Kaskus saat ini sudah jauh berbeda. Dia tidak lagi terlihat sebagai forum biasa, tapi sudah seperti portal berita. Bedanya konten-kontennya diisi oleh pengguna juga. Sebagai platform social commerce, Kaskus yang hampir berusia 18 tahun mencoba tetap relevan dengan sejumlah inovasi yang fokus pada produk. Disebutkan kini Kaskus memiliki 300 juta pageviews per bulan di situsnya, tidak termasuk impression melalui aplikasi mobile.

Dalam jumpa media beberapa waktu yang lalu, CMO Kaskus Ronny Sugiadha dan Chief Product Officer Ardy Alam menjelaskan bagaimana Kaskus mengadopsi teknologi-teknologi baru dalam inovasinya.

Pertama Kaskus menerapkan skema machine learning untuk sistem rekomendasi topik-topik yang dianggap sesuai dengan minat penggunanya. Mempelajari kebiasaan pengguna adalah kuncinya.

Berikutnya Kaskus meningkatkan kemampuan konten. Tak hanya fokus pada konten berbasis teks, kini mereka juga fokus untuk konten berbasis gambar dan video. Khusus untuk konten video, video tak perlu lagi diunggah di platform lain. Pengguna bisa langsung mengunggah konten video di Kaskus, awalnya dengan durasi maksimal sekitar 1 menit dan bakal terus dikembangkan. Juga tersedia platform live streaming seperti halnya di media sosial populer lainnya.

Ronny mengatakan, “Kami berusaha untuk menyesuaikan tren dan teknologi terbaru ke dalam produk Kaskus agar tetap relevan dengan kebutuhan dan keinginan Kaskuser. [..] Kalau dilihat sekarang, target audience kami mayoritas lebih suka dengan tampilan image atau video streaming.”

Masih soal konten, Kaskus disebutkan bakal memperkenalkan platform Kaskus Creator, platform UGC yang dikemas menggunakan insentif program revenue sharing, seperti halnya yang mulai populer di platform media lain.

Evolusi Kaskus Chat

Kaskus Chat tak luput dari perubahan. Untuk mendorong penggunaan aplikasi mobile ini, nantinya fitur Private Message yang populer di dalam forum akan dilebur dalam Kaskus Chat. Konsep yang sama dilakukan Facebook soal fitur Message dan Messenger-nya.

“Kami juga menghadirkan Kaskus Chat yang berintegrasi dengan Kaskus Jual Beli dengan harapan bisa mempermudah proses transaksi antara seller dan buyer,” ujar Ronny.

Selain sebagai alat komunikasi, Kaskus Chat diposisikan mendukung konsep conversational commerce dengan kemudahan transfer antar pengguna menggunakan KasPay, dompet elektronik Kaskus.

Pengembangan skema monetisasi

Sebagai layanan yang menggantungkan pendapatan dari iklan, Kaskus mencoba meningkatkan utilisasi KasAds agar bisa bersaing dengan platform iklan digital lainnya. Disebutkan kini KasAds membidik UKM dan seller yang bisa berpromosi mulai dari Rp 10 ribu dengan spot iklan dan waktu tayang bisa disesuaikan. Kaskus juga menggandeng platform iklan bergerak Ubiklan, sebagai mitra pertama, sehingga Kaskus dapat memperluas jasa periklanan ke kanal offline.

“Prioritas kami adalah terus menerus menumbuhkan inovasi dan update dengan teknologi terbaru yang bisa diaplikasikan di setiap produk Kaskus,” tutup Ardy.

Application Information Will Show Up Here
Application Information Will Show Up Here

Robot Bakal Membajak Lapangan Pekerjaan di Bidang Logistik, Tapi Sekarang Belum Saatnya

Pada bulan Juli 2014, duo pendiri Skype, Ahti Heinla dan Janus Friis kembali berkolaborasi untuk membangun perusahaan baru bernama Starship Technologies. Starship sangat berbeda dari Skype yang berfokus di bidang telekomunikasi, akan tetapi misinya tidak kalah ambisius, yakni merevolusi industri logistik lewat robot pengirim barang otomatis.

Dua tahun berselang, Starship yang bermarkas di kota London mengumumkan kemitraannya bersama Just Eat, salah satu layanan pengiriman makanan terbesar di seluruh Inggris Raya. Usai menjalani tahap uji coba selama lima bulan, Just Eat dan Starship akhirnya berhasil mengirimkan makanan menggunakan robot untuk pertama kalinya pada tanggal 1 Desember 2016.

Teknologi yang dipakai pada robot ini tidak kalah dari mobil tanpa sopir / Starship Technologies
Teknologi yang dipakai pada robot ini tidak kalah dari mobil tanpa sopir / Starship Technologies

Wujud robot besutan Starship ini tidak banyak berubah dari yang mereka pamerkan di tahun 2015, mirip kotak pendingin dengan tiga buah roda di sisi kiri dan kanannya. Meski visi ke depan Starship adalah membuat robot itu bisa bergerak dengan sendirinya, untuk sekarang sang robot masih dikendalikan dari jauh oleh seorang manusia.

Kendati demikian, berkat deretan sensor dan kamera yang terpasang di tubuh robot, sang ‘pilot’ pun sanggup mengendalikannya di kota yang sibuk seperti London tanpa menjumpai kesulitan. Menyeberangi jalanan, menghindari manusia, bahkan menaiki trotoar dapat dilakukan dengan mulus, seperti testimoni yang didapat oleh salah satu penulis The Verge.

Saat menaiki trotoar, rodanya akan terangkat satu per satu / Starship Technologies
Saat menaiki trotoar, rodanya akan terangkat satu per satu / Starship Technologies

Mengingat konsep pengiriman barang menggunakan robot masih tergolong baru untuk masyarakat, setiap robot Starship pun selalu dibarengi oleh seorang pengawas, yang tugasnya tidak lain dari mencegah seseorang mencuri atau merusak robot tersebut.

Saat robot tiba di tujuan, konsumen yang memesan bakal menerima pesan teks yang memberitahukan kalau kirimannya sudah tiba. Untuk membuka bilik si robot, konsumen harus lebih dulu membuka tautan yang tertera di pesan teks yang diterima – yang akan membawanya ke web app milik Starship – lalu langkah selanjutnya hanya tinggal menekan tombol “Unlock”.

Tinggal klik link dari notifikasi yang diterima, lalu klik tombol "Unlock" yang tertera di situs untuk menerima pesanan / Starship Technologies
Tinggal klik link dari notifikasi yang diterima, lalu klik tombol “Unlock” yang tertera di situs untuk mengambil pesanan / Starship Technologies

Semua ini tentunya masih dalam tahap percobaan, tapi saya kira prosesnya sudah sangat sederhana untuk ukuran robot. Setidaknya untuk sekarang, kita belum perlu khawatir lapangan pekerjaan di bidang logistik bakal dibajak oleh kemajuan teknologi karena masih ada banyak manusia yang dilibatkan. Namun dalam beberapa tahun ke depan, ada baiknya kita mulai merasa cemas.

Sumber: The Verge.

Wacana Whitelist Mengemuka, Dalih Menghindari Konten Negatif dan Ancaman Siber

Pemerintah masih berperang melawan konten negatif di ranah internet. Belum usai perjuangan Indonesia kembali dihadapkan dengan serangan cyber, yang terbaru serangan ransomware yang sempat menghebohkan dunia digital Indonesia. Pemerintah tampak serius menghadapi permasalahan-permasalahan tersebut. Terbaru, Ketua Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Kristiono mengutarakan akan ada rencana pemerintah mengadopsi whitelist untuk mengatur internet di Indonesia. Hal ini disampaikan Kristiono setelah Jajaran Mastel bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.

Sampai berita ini tertulis belum ada informasi lebih lanjut mengenai rencana penerapan whitelist untuk mengaturan internet di Indonesia. Konsep whitelist merupakan kebalikan dari blacklist. Jadi nantinya sistem akan mendaftar alamat situs atau domain yang diperbolehkan diakses, selebihnya akan diblokir. Jauh lebih “kejam” dalam hal membatasi akses penggunaan internet di Indonesia.

“Mastel melihat bisnis OTT (Over The Top) telah menyentuh berbagai sektor dan aspek kehidupan. Peluang dan ancaman yang ada pada OTT tidak terbatas pada aspek industri dan bisnis, namun juga dapat mencakup aspek IPOLEKSOSBUD-HANKAM (ideologi, politik, ekonomi sosial, budaya, pertahanan dan keamanan). Menjalankan kebijakan whitelist lebih efektif menangkal berbagai potensi ancaman sesuai amanah UU,” ungkap Kristiono seperti dikutip IndoTelko.

Rencana penerapan whitelist ini mengemuka lantaran mengantisipasi dua permasalahan utama dunia digital Indonesia, konten negatif dan ancaman ransomware. Ancaman terakhir yang disebut sebenarnya bukan hanya menyerang Indonesia, salah satu tindak kejahatan digital yang populer belakangan ini mengancam hampir seluruh pengguna di Indonesia. Kehadiran ancaman-ancaman ini dikhawatirkan mengganggu pengguna dan bisnis digital Indonesia.

“Tadi fokusnya soal keamanan, itu lebih penting. Beberapa bulan kemarin kan banyak kasus hacker, malware, dan yang terbaru Telegram. Itu yang paling mendesak,” ucap Kristanto.

Dalam sebuah pemberitaan, para periset Google, Chainalysis, UC San Diego, dan NYU Tandon School of Engineering menyebutkan korban ransomware telah membayar $25 juta (330 miliar Rupiah) uang tebusan dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Jumlah yang cukup besar mengingat para korban tidak hanya korporasi tetapi juga UMKM dan pengguna biasa.

Solusi yang lebih baik

Solusi whitelist lebih mengkhawatirkan dibanding blacklist karena premis awal yang digunakan adalah semua konten di internet adalah buruk, selain yang masuk ke dalam daftar.

Sebenarnya hal wajib yang dilakukan pemerintah Indonesia adalah memberikan edukasi tentang tata cara menggunakan, berkomunikasi, atau berinteraksi di Internet dengan baik. Terutama meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengamanan data.

Konsumen pengguna layanan internet di Indonesia harus disadarkan tentang bahaya membagikan informasi pribadi, membuat password yang kuat, hingga bagaimana cara mengantisipasi atau mencegah software berbahaya masuk ke jaringan atau komputer mereka. Pembelajaran seperti itu akan lebih bertahan lama dibandingkan dengan cara-cara instan, seperti blokir dan semacamnya.

Marketplace P2P Lending Investree Ekspansi ke Jawa Tengah

Investree, startup penyedia marketplace peer-to-peer (P2P) lending hari ini meresmikan ekspansi bisnisnya ke wilayah Jawa Tengah. Untuk memantapkan langkah ini, Investree juga baru saja meresmikan kantor perwakilan di Kota Semarang.

Disampaikan Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi, ekspansi ke Jawa Tengah bukan tanpa alasan. Berdasarkan data dari BPS Jateng, terdapat peningkatan jumlah UMKM sebanyak lebih dari 40 ribu dan hal tersebut merupakan potensi yang besar untuk dieksplorasi. Seperti diketahui bahwa salah satu fokus Investree ialah memberikan pinjaman bagi UMKM di Indonesia.

“Hadirnya kantor perwakilan Investree yang berlokasi di Semarang akan memudahkan kami dalam menjangkau calon borrower yang mayoritas adalah pegiat UMKM di Jawa Tengah dan sekitarnya, sehingga transaksi dapat berjalan lebih efektif dan efisien,” ujar Adrian.

[Baca: Investree Segera Ekspansi ke Vietnam dan Luncurkan Pembiayaan Syariah]

Langkah serius untuk mengakomodasi pasar UMKM di Indonesia dilakukan pasca Investree resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak bulan Mei 2017 lalu. Investree dinyatakan terdaftar sebagai Penyelenggara Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dan diatur dalam administrasi Direktorat Kelembagaan dan Produk Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

“Seluruh aktivitas atau transaksi pinjam meminjam di Investree dilakukan secara online, khususnya bagi lender. Setiap tahapan mulai dari registrasi, melihat daftar pinjaman di marketplace, hingga mentransfer pendanaan dijalankan melalui situs Investree. Untuk pengelolaan dana, kami juga telah bekerja sama dengan bank rekanan Danamon dalam hal sistem manajemen kas berupa fasilitas automatic payment dan automatic posting atau yang biasa disebut dengan host-to-host service, sehingga mempercepat proses pemberian pinjaman kepada borrower,” imbuh Adrian.

Saat ini Investree memiliki dua produk unggulan, yakni Pinjaman Bisnis (Business Loan) dan Pembiayaan Karyawan (Employee Loan). Pinjaman Bisnis adalah modal kerja untuk memperlancar arus kas (cashflow) dengan menjaminkan tagihan atau invoice. Sedangkan Pembiayaan Karyawan adalah pinjaman serbaguna yang diberikan kepada karyawan yang bekerja di perusahaan yang bekerja sama dengan Investree.

[Baca juga: Investree: Tingkat Kepercayaan Konsumen terhadap Bisnis “P2P Lending” Mulai Meningkat]

Sampai dengan saat ini, Investree berhasil membukukan catatan total fasilitas pinjaman sebesar Rp 237 Miliar, nilai pinjaman tersalurkan sebesar Rp 187 Miliar, dan nilai pinjaman lunas sebesar Rp 144 Miliar dengan tingkat pinjaman gagal bayar atau default 0%. Kebanyakan peminjam di Investree masih merupakan pemain bisnis kecil dan menengah dari kategori kreatif.

Aplikasi Explorest Bantu Fotografer Temukan Spot Foto Baru dengan Sangat Presisi

Fitur geotagging di Instagram sebenarnya sudah bisa membantu kita mencari spot foto baru yang begitu indah dan menanti untuk diabadikan. Namun kalau Anda mencari panduan lokasi foto yang lebih mendetail, ada baiknya Anda melirik aplikasi iOS baru bernama Explorest berikut.

Explorest tidak cuma menampilkan lokasi foto di peta begitu saja, tetapi juga koordinat GPS-nya secara presisi sesuai dengan titik dimana sang fotografer berdiri dan mengambil gambar. Yup, misal Anda hendak mengambil foto Marina Bay Sands selagi matahari terbenam, Explorest akan menunjukkan titik yang paling tepat untuk membidikkan kamera.

Data-data ini didapat dari fotografer lokal. Mereka bakal mendapat imbalan beberapa persen dari pendapatan yang Explorest terima untuk setiap in-app purchase yang dibeli pengguna. In-app purchase senilai $5 per bulan (atau $30 per tahun) ini dibutuhkan untuk membuka akses terhadap informasi lokasi yang lebih lengkap, termasuk koordinat GPS itu tadi.

Selain titik pemotretan, Explorest juga akan menyajikan informasi yang tak kalah penting seperti waktu dan cara terbaik untuk datang ke lokasi, prakiraan cuaca, serta pengaturan kamera yang digunakan untuk mengambil setiap gambar.

Untuk sekarang Explorest baru menyediakan panduan lokasi di Singapura saja, tapi mereka berjanji untuk memperluas cakupannya ke negara-negara lain dalam waktu dekat. Buat pengguna iPhone yang tertarik mencoba, Explorest bisa diunduh dengan gratis dari App Store, dan fitur premiumnya juga bisa dinikmati secara cuma-cuma sampai tanggal 31 Juli mendatang.

Sumber: DPReview.

HMD Global Gelar Acara Bulan Depan, Nokia 8 Jadi Sajian Utama?

Rumor kehadiran Nokia 8 sudah banyak menghiasi headline media-media online di dunia. Beberapa dari mereka membahas spesifikasi dan fitur unggulannya, dan tak sedikit pula yang membuat foto konsep dan membeberkan foto render dari smartphone yang disebut-sebut sebagai varian teratas HMD Global. Akan menjadi pemimpin bagi jajaran Nokia 3, Nokia 5 dan 6 yang sudah lebih dulu meluncur.

Tapi kedatangan Nokia 8 sepertinya memang tak akan lama lagi, menyusul beredarnya undangan acara oleh HMD Global yang dijadwalkan pada tanggal 16 Agustus di London. Meski tak menyebutkan apa saja isi acara yang akan jadi suguhan mereka, namun banyak pihak menyakini bahwa salah satu sesinya adalah untuk memperkenalkan Nokia 8, sang flagship.

Undangan Acara oleh HMD Global

Laporan sebelumnya mengatakan bahwa smartphone ini akan memiliki konfigurasi kamera ganda yang juga telah terlihat pada gambar yang baru saja bocor. Dengan Zeiss dan HMD Global baru-baru ini menandatangani sebuah kesepakatan, mungkin saja fitur Carl Zeiss akan menjadi bintang di dalamnya.

Nokia 8 juga diperkirakan bakal menjalankan sistem operasi Android 7.1 Nougat sejak lahir dan menampilkan layar QHD 5,3 inci. Banyak rumor menyebutkan adanya dukungan chipset Snapdragon 835 dengan RAM 4GB dan penyimpanan 64GB. Lalu RAM 6GB dan varian RAM 8GB kemungkinan juga bakal diluncurkan. Dalam hal optik, flagship Nokia ini diharapkan hadir dengan dua sensor belakang beresolusi 13MP dengan brand Carl Zeiss, dan kamera 13MP di depan untuk menjepret foto selfie.

Tapi sekali lagi, ini semua barulah sebatas rumor yang masih harus dibuktikan lewat peluncuran resmi.

Sumber berita NokiaPowerUser dan TheVerge.