Tips Memaksimalkan Smartphone untuk Perjalanan Mudik atau Liburan

Mudik adalah tradisi yang dilakukan di musim liburan misalnya di libur lebaran yang sebentar lagi tiba. Tahun ini libur lebaran terasa istimewa karena jatah liburnya lebih lama ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Sehingga ini adalah momen yang tepat untuk bersilaturahim di kampung halaman lebih lama dari biasanya.

Tetapi menempuh perjalanan yang jauh menggunakan mobil atau motor butuh banyak hal untuk dipersiapkan. Selain medan yang menuntut kondisi fisik yang selalu prima, padatnya lalu lintas juga menuntut kewaspadaan yang lebih dari biasanya. Jika Anda membawa smartphone selama perjalanan, mengapa tidak memanfaatkan smartphone untuk membantu Anda selama mudik? Misalnya melakukan hal-hal berikut ini.

Memantau Kepadatan Lalu Lintas

Anda mungkin hafal betul dengan arah dan kondisi secara umum, karena sering pulang kampung. Tapi, di momen libur lebaran seperti ini, lalu lintas lebih padat dari biasanya. Nah, Anda bisa memasang aplikasi peta misalnya Google Maps atau Waze untuk memantau kepadatan lalu lintas yang akan Anda hadapi di depan. Google Maps dan Waze memberikan indikator berupa warna merah sebagai pertanda bahwa jalan yang akan Anda lalui dalam kondisi macet parah.

Screenshot_2018-06-07-13-29-30-575_com.google.android.apps.maps
Indikator kepadatan lalu lintas di Google Maps
80947627d77259f1a4b3a62e857266ee
Indikator kepadatan lalu lintas di Waze

 

Kemudian dengan informasi tersebut, Anda bisa mencari jalan alternatif juga menggunakan aplikasi yang sama.

Screenshot_2018-06-07-13-30-04-587_com.google.android.apps.maps

 

Mencari SPBU, Restoran dan ATM

Google Maps dan Waze juga bisa menjadi alat bantu di kondisi darurat, misalnya menemukan SPBU, restoran, apotek, rumah sakit atau ATM. Anda bisa mengetikkan nama rumah sakit di kota yang Anda singgahi atau membuka menu Explore kemudian pilih fasilitas umum yang hendak dituju, misalnya restoran, café, SPBU, ATM, Apotek dan toko.

Screenshot_2018-06-07-13-42-31-536_com.google.android.apps.maps
Pencarian fasilitas umum di Google Maps
Fitur sosial untuk berbagi informasi lalu lintas ke pengguna lain
Pencarian Fasilitas Umum di Waze

 

Anda juga bisa membaca tutorial Waze yang lebih lengkap di artikel ini.

Menemukan Lokasi Teman

Google Maps mempunyai fitur keren yang disebut dengan location sharing, di mana fitur ini memungkinkan Anda atau teman berbagi lokasi secara real-time sehingga Anda atau teman dapat saling menemukan.

Screenshot_2018-06-07-13-47-01-698_com.google.android.apps.maps

 

Caranya tap tombol menu di sebelah kiri Google Maps, kemudian tap Location sharing dan tentukan berapa lama Anda akan membagikan lokasi kemudian pilih kontak teman Anda dari daftar kontak, Hangouts, WhatsApp dan aplikasi pesan instan lainnya.

Screenshot_2018-06-07-13-46-35-632_com.google.android.apps.maps

 

Memantau Prakiraan Cuaca

Fitur ini terbilang jarang digunakan di hari-hari biasa. Saya sendiri memilih untuk menon-aktifkan fitur ini karena hampir tak pernah dipakai. Tapi, di saat mudik aplikasi cuaca sangat membantu Anda memantau prakiraan cuaca terutama apabila Anda mengendarai kendaraan roda dua.

Screenshot_2018-06-07-13-37-26-953_com.miui.weather2

Hampir semua smartphone Android sudah dibekali aplikasi cuaca, tetapi jika Anda memilih untuk menggunakan aplikasi pihak ketiga, tak jadi soal.

Itu dia empat tips mengoptimalkan smartphone saat mudik atau perjalanan lainnya. Semoga bermanfaat, tetap konsentrasi dan semoga selamat sampai tujuan. Selamat berlibur!

Sumber gambar header Pixabay.

Apex Concept Resmi Menyandang Nama Baru, Vivo NEX

Beberapa waktu lalu, saya berkesempatan mencicip kecanggihan smartphone Apex concept. Sesuai yang dijanjikan, Vivo akhirnya memproduksi secara massal dan kini Apex concept resmi menyandang nama baru yakni Vivo NEX.

Bila smartphone bezel-less macam Apple iPhone X, Samsung Galaxy S9, LG G7 ThinQ, Asus Zenfone 5Z, dan lainnya punya rasio screen-to-body sekitar 80 persen. Vivo NEX punya rasio screen-to-body lebih tinggi 91,24 persen, di mana layar hampir mengambil semua ruang di bagian muka.

Vivo-NEX-2

Vivo NEX ini mengusung Ultra FullView Display 6,59 inci, menggunakan panel Super AMOLED dengan resolusi Full HD+ (2316×1080 piksel), dan rasio layar 19.3:9. Tanpa notch di pucuk layar dan dagu yang tipis di bawah layar.

Seperti Apex concept, sensor proximity dan earpiece tertanam di bawah layar. Vivo menggantikan earpiece dengan vibrating screen menggunakan teknologi Screen SoundCasting yang diklaim menyuguhkan suara bass lebih baik dan treble yang lebih lembut.

Vivo-NEX-1

Pemindai sidik jari juga tetap di dalam layar. Di mana kita bisa menggunakan separuh layar sebagai autentikasi keamanan smartphone.

Selain itu, kamera depan 8-megapixel dengan bukaan f/2.0 disembunyikan dan akan muncul bila diperlukan. Sedangkan kamera utamanya menggunakan lensa 12-megapixel f/1.8 + 5-megapixel f/2.4

Vivo-NEX-4

Aplikasi kamera Vivo NEX telah dilengkapi fitur-fitur berbasis artificial intelligence. Sebut saja AI Scene Recogtintion, AI HDR, AI Filters, dan AI Photo Composition. Vivo NEX sendiri berjalan di sistem operasi Android 8.0 Oreo dengan dukungan antarmuka pengguna FunTouch versi 4.0 dan baterai berkapasitas 4.000 mAh.

Bagian yang tak kalah menarik ialah Vivo menyematkan smart assistant buatan sendiri yang dipanggil Jovi yang siap mendengarkan perintah suara Anda. Jovi bisa diakses melalui tombol khusus yang telah disediakan.

Vivo-NEX-5

Vivo-NEX-3

Menyoal kekuatan dapur pacunya, Vivo menyediakan dua pilihan. Pertama versi premium yang disebut Vivo NEX S dengan Snapdragon 845, RAM 8GB, dan ruang penyimpanan 128GB atau 256GB.

Vivo NEX S tersedia di pasar Tiongkok, pemesanan pre-order di buka tanggal 13 Juni dan tersedia di toko offline mulai tanggal 23 Juni. Dengan harga CNY 4.498 atau sekitar Rp9,7 jutaan untuk versi RAM 8GB dan ROM 128GB, sementara versi RAM 8GB dan ROM 256GB dibanderol seharga CNY 4.998 atau Rp10,8 jutaan.

Sementara, yang kedua ialah versi ekonomis disebut Vivo NEX A dengan Snapdragon 710 ditopang RAM 6GB dan memori internal 128GB. Perbedan lainnya dengan Vivo NEX S dan Vivo NEX A ialah letak pemindai sidik jari di punggung smartphone – bukan di bawah layar, sisa spesifikasinya hampir identik. Harga Vivo NEX A dibanderol CNY 3.898 atau sekitar Rp8,4 jutaan.

Belum ada informasi mengenai ketersediaan di pasar global maupun di Indonesia. Mengingat salah satu fokus Vivo Indonesia ialah membangun brand, menurut saya memasukkan Vivo NEX adalah langkah yang tepat agar masyarakat merasakan sendiri inovasi dan kehebatan Vivo, pengalaman penggunaan yang diberikan tentu akan melambungkan brand Vivo – bukan cuma Vivo V9 versi downgrade.

Sumber: PhoneArena dan GSMArena

[Panduan Pemula] Cara Edit Video Sederhana di Smartphone Xiaomi Tanpa Aplikasi

Smartphone Xiaomi secara default membawa fitur editing video yang disematkan di dalam aplikasi galeri. Namun, karena fitur ini hanya menyediakan editor sederhana, banyak pengguna yang lebih memilih mengunduh aplikasi edit video pihak ketiga yang relatif powerful.

Tapi, jika Anda tak ingin menghadapi berbagai fitur yang rumit dan memilih menggunakan fitur bawaan Xiaomi, tips berikut ini semoga bisa memberikan gambaran langkah apa saja yang bisa Anda lakukan.

  • Jalankan aplikasi Galeri atau Gallery, kemudian tandai satu video yang ingin di-edit. Selanjutnya, tap menu Edit.

Cara Edit Video Sederhana di Smartphone Xiaomi Tanpa Aplikasi_1

  • Fitur pertama yang bisa Anda pergunakan adalah Trim yang fungsinya untuk memangkas bagian video. Caranya mudah, cukup geser garis batas di awal dan ujung video, bagian di tengah adalah video yang akan dipertahankan.

Cara Edit Video Sederhana di Smartphone Xiaomi Tanpa Aplikasi_2

  • Jika bagian yang tak diinginkan sudah dibuang, sekarang Anda bisa menambahkan filter untuk mengubah warna dan pencahayaan video secara instan. Ada banyak sekali filter yang disediakan oleh Xiaomi, Anda tinggal memilih satu yang dirasa paling oke. Atau, Anda bisa melewati langkah ini dan langsung ke langkah berikutnya.

Cara Edit Video Sederhana di Smartphone Xiaomi Tanpa Aplikasi_3

  • Berikutnya, Anda bisa menambahkan teks yang terdiri dari dua opsi, judul dan kredit. Judul akan muncul di detik-detik awal dan akan hilang dengan sendirinya. Caranya cukup tap menu Text, lalu ketikkan kata-kata yang diinginkan, pilih jenis huruf dan selesai.

Cara Edit Video Sederhana di Smartphone Xiaomi Tanpa Aplikasi_6

 

  • Fitur ini merupakan salah satu fitur yang paling saya inginkan, karena dengan fitur ini Anda bisa menyisipkan musik latar untuk menambahkan efek di dalam video. Anda bisa memilih satu dari beberapa pilihan musik, atau bisa saja melewatinya dan menggunakan audio bawaan video.

Cara Edit Video Sederhana di Smartphone Xiaomi Tanpa Aplikasi_4

  • Apabila semua opsi sudah diterapkan dan dirasa sudah cukup bagus, tap menu Done dan aplikasi akan melakukan encoding untuk menggabungkan semua item yang ditambahkan. Nantinya Anda akan mendapati satu berkas video baru di galeri Anda.

Cara Edit Video Sederhana di Smartphone Xiaomi Tanpa Aplikasi_5

Tutorial edit video di smartphone Xiaomi ini relatif mudah dilakukan oleh siapapun, tapi jika dilakukan dengan benar, video yang didapatkan juga tak kalah oke dengan hasil edit-an aplikasi pihak ketiga. Dua bagian yang paling penting untuk dipikirkan baik-baik adalah filter dan musik. Pastikan Anda memilih filter dan musik latar yang sesuai. Semoga bermanfaat, selamat mencoba!

Sumber gambar header Pixabay.

Acer Predator Helios 500, Laptop Gaming yang Overclockable dan Upgradeable

Bagi para hardcore gamer PC atau gamer pro, ada kabar baik yang datang dari Acer. Pabrikan asal Taiwan itu kembali menghadirkan pilihan laptop gaming di Indonesia yaitu Predator Helios 500.

Laptop gaming ini ideal untuk bermain game tingkat AAA graphic-intensive dan live streaming, berkat prosesor Intel Core i9 atau Intel Core i7 generasi ke-8 dan kartu grafis NVIDIA GeForce GTX 1070 yang overclockable. Serta ditunjang sistem pendingin AeroBlade 3D, kecepatan kipasnya dapat disesuaikan melalui aplikasi PredatorSense.

Selain kontrol kipas, aplikasi PredatorSense Acer juga dapat digunakan untuk mengontrol dan memantau bagian vital laptop dari satu sentral, termasuk overclocking, pencahayaan, hotkey, suhu, dan lainnya.

Acer-Predator-Helios-500-4

Dari segi layar, Predator Helios 500 mengusung layar IPS 17,3 inci resolusi 4K UHD atau Full HD dengan refresh rate 144 Hz. Di-support teknologi NVIDIA G-Sync yang menyamakan kecepatan refresh layar dengan GPU untuk menghilangkan efek tearing atau tersendat.

Satu kelebihan lagi dari Predator Helios 500 adalah kemudahan untuk melakukan upgrade. Anda dapat menambahkan hardware ekstra sesuai keperluan melalui backdoor compartment di belakang laptop. Mulai dari upgrade RAM, HDD, dan SSD dengan hanya membuka satu buah mur saja untuk mengakses semuanya.

Selain Predator Helios 500 yang dibanderol dengan harga Rp59.000.000 untuk varian Intel Core i9 dan tersedia di pasaran pada bulan Juni 2018 ini, Acer juga membawa produk Predator gaming series lainnya seperti Predator Helios 300 yang dibanderol mulai Rp25.999.000 dan Nitro 5 dengan prosesor Intel Core i7 Generasi Ke-8 yang dibanderol mulai Rp17.499.000.

Berikut spesifikasi Acer Predator Helios 500:

  • OS: Windows 10 Home
  • CPU: Intel® Core™ i9-8950HK
  • Graphics: NVIDIA® GeForce® GTX™ 1070
  • Memory: 4 slots, upgradable to 64 GB DDR4
  • Display: 17,3” 4K UHD/FHD 144 Hz display with IPS technology, supporting G-Sync
  • Storage: 1 TB HDD
  • Thermal: Dual AeroBlade 3D fans, CoolBoost fan control, 5 heat pipes
  • Network: Gigabit Ethernet (RJ 45) port, Bluetooth
  • Input & Output: 2 x USB Type-C 3.1 (Thunderbolt 3), 3 x USB 3.0, 1x HDMI 2.0 port, 1 x Display port
  • Keyboard: RGB backlit keyboard
  • Camera: HD Webcam
  • Weight: 4 kg
  • Dimensions: 428 x 300 x 38.7 mm

Desktop dan Monitor Gaming Baru MSI Siap jadi Pasangan Ideal Buat Menikmati Game Blockbuster

Selain memproduksi komponen PC dan laptop, MSi juga sudah lama menyediakan desktop gaming built-up untuk konsumen yang menginginkan kemudahaan pemakaian tanpa keterbatasan upgrade. Ada banyak pilihan desktop racikan sang produsen asal Taiwan itu, dari mulai model tower tradisional hingga varian small-form factor berkonsep ‘PC rasa console‘.

Sejak akhir tahun lalu, Micro-Star International juga tak lagi malu-malu dalam memperkenalkan monitor gaming-nya. Debut mereka di sana dimulai oleh tiga monitor berlayar melengkung Optix MAG. Tak lama, produsen memperluas lineup-nya dengan Optix MPG – monitor gaming terintegrasi sistem pencahayaan RGB Mystic Light untuk menyampaikan informasi terkait status dalam permainan.

MSI3 14

MSI3 10

Ada sejumlah monitor dan PC desktop unik baru yang MSI singkap di Computex 2018. Kedua produk berbeda ini mereka ramu agar menjadi pasangan serasi untuk menikmati permainan-permaian blockbuster. Di segmen desktop, selain me-refresh seluruh produk dengan prosesor Intel Core generasi kedelepan (termasuk Vortex, Aegis, Infinite, dan Nightblade), MSI mengungkap versi baru Trident. Lalu di ranah monitor, mereka memamerkan panel G-Sync 240Hz buat para gamer pro serta layar ‘monster’ 49-inci.

MSI3 15

 

Trident A series

Trident adalah salah satu opsi PC mungil berperforma tinggi dari MSI selain Vortex. Dan di varian anyar ini, produsen mencoba mengombinasikan desain mungil dengan kesederhanaan akses hardware layaknya desktop mid-tower. Hasilnya cukup menarik: Trident A memiliki desain asimetris yang stylish (termasuk pada penempatan pencahayaan RGB-nya), dapat berdiri manis tanpa menghabiskan banyak ruang di atas meja.

MSI3 17

MSI3 6

Hal paling menakjubkan mengenai Trident A adalah kesanggupannya menjadi rumah bagi prosesor Intel Core i7-8700, kartu grafis GeForce GTX 1080 Ti, RAM 2666MHz hingga 32GB, dua buah SSD M.2 serta Intel Optane, dan power supply SFX 450W dalam tubuh bervolume hanya 12-liter. Aspek menarik selanjutnya dari rancangan Trident A ialah pemanfaatan panel samping transparan berbahan tempered glass. Selain menjadi jendela buat memperlihatkan komponen-komponen di dalam, panel ini juga bisa dibuka seperti pintu.

MSI3 7

Untuk mendinginkan hardware-hardware yang diposisikan berdempetan, MSI mengandalkan teknologi Silent Storm Cooling. Sistem memanfaatkan tiga aliran udara terpisah buat menangani komponen-komponen utama penghasil panas ketika Trident A sedang menjalankan game.

MSI3 8

MSI3 9

 

Oculux NXG251

Jika desktop gaming sudah siap, Oculux NXG251 bisa jadi pertimbangan jika Anda membutuhkan monitor spesialis game-game kompetitif. Ia merupakan panel G-Sync pertama MSI, menyuguhkan refresh rate 240Hz serta waktu respons 0,5-milidetik, dan memiliki luas layar 24,5-inci 1920×1080. Susunan teknologi tersebut memastikan konten permainan tersaji detail dan tajam, meskipun adegan-adegan di sana berlangsung di kecepatan tinggi. Karakteristik ini sangat ideal bagi permainan eSport.

MSI3 1

MSI3 13

Oculux NXG251 memang bukanlah monitor bertubuh ramping, namun MSI tidak lupa menghiasnya dengan RGB Mystic Light dan emblem LED ‘Nvidia G-Sync’ di sisi belakang – mempersilakan Anda buat mengustomisasinya agar tampil berbeda di arena turnamen.

MSI3 2

 

Optix MAG491C

Merupakan salah satu kejutan terbesar di Computex 2018. Optix MAG491C adalah monitor gaming paling high-end MSI, menyajikan panel curved seluas 49-inci, resolusi 3840x1080p, dan tingkat kelengkungan 1800R. Fitur-fitur di sana hadir demi memberikan Anda pengalaman gaming terbaik: HDR, refresh rate 144Hz, waktu respons 4-milidetik, rasio kontras 3000 banding 1 dengan tingkat kecerahan 400cd/meter persegi, serta didukung teknologi AMD Freesync sehingga output-nya bebas dari efek screen tearing.

MSI3 4

MSI3 5

 

Optix MAG271CR dan MAG241CR

Kedua model ini ialah upgrade dari monitor Optix MAG, kali ini mereka dibekali fungsi Gaming Echo: zona RGB di belakang dapat tersinkronisasi dengan pencahayaan dan audio dalam game. Optix MAG271CR/ MAG241CR juga menyimpan fitur Gaming OSD (on screen display), mempersilakan Anda langsung mengutak-atik setting monitor (kontras, kecerahan, equalizer hitam) tanpa mengganggu jalannya permainan.

MSI3 11

MSI3 12

Spesifikasi teknisnya juga tidak kalah canggih: kedua monitor Optix MAG anyar ini ditunjang oleh refresh rate 144Hz dan waktu respons 1-milidetik.

MSI3 16

 

Ketersediaan

Seperti produk baru MSI lain yang melangsungkan debut perdananya di Computex 2018, perangkat-perangkat di atas belum mempunyai harga retail. Beberapa dari mereka kemungkinan akan mulai dipasarkan pada triwulan ketiga tahun ini, ditandai dengan acara peluncuran di masing-masing negara.

“Digital Exchange Hub” NFC Indonesia Siap “Go Public”, Targetkan Raup Dana Segar Hingga Rp333,3 Miliar

NFC Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang digital exchange hub, menargetkan dapat meraup dana antara Rp250 miliar sampai 333,3 miliar dari rencana melantai di Bursa Efek Indonesia pada Juli 2018 mendatang. NFC akan menjadi perusahaan digital ketiga yang melantai dan tercatat sebagai perusahaan terbuka di Indonesia.

Besaran dana segar yang diharapkan dapat diraup perseroan setara dengan 25% saham baru yang dilepas dari modal disetor. Harga per sahamnya berkisar antara Rp1.500 sampai Rp2.000 per saham. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk modal kerja (60%), beragam investasi digital termasuk perkembangan TI (30%), dan investasi pada sumber daya manusia (10%).

Perseroan menunjuk Kresna Sekuritas, Trimegah Sekuritas, dan Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi saham. Tak hanya itu, perseroan juga telah mempersiapkan anchor investor untuk membeli saham NFC Indonesia yang berasal dari dalam dan luar negeri. Hanya saja, perseroan memberi porsi yang lebih besar untuk investor lokal (60%) ketimbang asing (40%).

“Kami menempatkan IPO sebagai strategi awal untuk mempercepat perkembangan usaha perseroan menjadi digital exchange hub terbesar di Indonesia. Bertujuan agar perseroan dapat berperan penting dalam keseharian gaya hidup masyarakat Indonesia yang tech-savvy,” ucap Presiden Direktur NFC Abraham Theofilus, Jumat (8/6).

Masa book building akan dimulai efektif pada hari ini sampai 22 Juni 2018. Sementara jadwal listing di BEI rencananya akan diselenggarakan pada 10 Juli 2018.

NFC Indonesia merupakan anak usaha M Cash Integrasi dengan kepemilikan saham 25%. Pemilik saham lainnya termasuk Kresna Jubileum Indonesia (35%), Nusantara Teknologi Perkasa (25%), Kresna Graha Investama (10%), dan 1 Inti Dot Com (10%).

Unit usaha NFC Indonesia

Menurut laporan keuangannya, NFC sudah mencatatkan pendapatan sebesar Rp95,55 miliar pada 2017 atau tumbuh 119,63% bila dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih tercatat sebesar Rp65 miliar, melonjak dibanding dua tahun sebelumnya yang mencatat kerugian sebesar Rp224 miliar.

Bisnis NFC selama ini dikontribusikan NFCXC, sebuah marketplace pulsa real time untuk usaha digital. Perseroan juga baru mengembangkan layanan OTT OONA TV untuk usaha media dan hiburan.

Sebagai digital exchange hub, NFC memanfaatkan API untuk menghubungkan perseroan dan mengoperasikan big data dari berbagai lini usaha. Abraham menerangkan NFCXC merupakan solusi real time untuk mengatasi masalah distribusi pulsa di pasar tradisional.

Saat ini distribusi pulsa seringkali mengalami ketimpangan antara ketersediaan pasokan dengan jumlah permintaan di pasar. Ini dikarenakan mekanisme distribusi yang bersifat mingguan dan berbasis wilayah. Diharapkan kehadiran NFCXC membuat likuiditas pulsa di pasar akan terjamin.

“NFCXC juga membuka akses bagi seluruh agen dan dealer untuk mendapatkan informasi harga pulsa secara transparan. Sebagai salah satu upaya untuk menegaskan posisi kami di industri ini, NFCXC akan berperan sebagai pelopor di pasar digital yang menyediakan solusi guna memperbaiki inefisiensi di pasar pulsa tradisional Indonesia.”

Ke depannya, NFC akan menambah unit bisnis digital lainnya agar semakin lengkap dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Ada sejumlah unit bisnis yang akan dirilis perseroan, seperti bursa iklan digital, bursa platform komunikasi, bursa digital, dan sistem pembayaran.

MSI Ajak Anda Persenjatai PC Dengan Kartu Grafis dan Gaming Gear Mutakhir

Pengunjung Computex 2018 kembali menjadi saksi persaingan panas dua produsen chip ternama. Di hari Selasa, Intel mengungkap prosesor 28-core 8086K yang sanggup berlari di 5GHz; lalu sehari sesudahnya, AMD mengumumkan Threadripper 2, prosesor dengan 32-core dan 64-thread. Namun di segmen grafis, Nvidia malah belum menyingkap GPU ‘Turing’ yang begitu dinanti-nanti.

Sebagai salah satu pemain utama di bidang penyediaan GPU, produk-produk ‘current-gen‘ MSI masih menjadi andalan mereka di Computex Taipei 2018. Di sana, produsen memamerkan GeForce GTX 1080 Ti Gaming X Trio serta deretan GTX 1070 Ti custom yang diungkap perdana di bulan Oktober silam. Kemudian buat memperkuat lineup ‘kubu merah’, MSI menjagokan seri baru berbasis chipset AMD Polaris: Radeon RX Mech.

MSI2 14

 

Kartu grafis

GeForce GTX 1080 Ti Gaming X Trio merupakan kartu grafis Nvidia top-end ciptaan MSI. Kata ‘trio’ merepresentasikan penggunaan desain kipas Tri-Frozr yang sudah disempurnakan serta sistem pencahayaan RGB Mystic Light di tiga zona berbeda. Tri-Frozr memiliki sepasang dua kipas berdiameter 10cm dan sebuah kipas Torx 2.0 9cm buat menghasilkan aliran udara lebih kencang. Produsen juga mengimplementasikan dua SuperPipes 8mm agar proses transfer panas ke bagian sirip berjalan lebih cepat.

MSI2 15

MSI GeForce GTX 1070 Ti Titanium 8G dan GTX 1070 Ti GAMING 8G sendiri dipersenjatai pendingin Twin Frozer VI sehingga core bisa berlari di kecepatan lebih tinggi secara stabil. Tersedia pula GeForce GTX 1070 Ti ‘Duke’ yang dilengkapi tiga fan raksasa, GeForce GTX 1070 Ti Armor 8G dengan warna hitam-putihnya dan sistem pendingin Twin Frozr V, serta GeForce GTX 1070 Ti AERO 8G yang mengandalkan kipas radial.

MSI2 16

MSI2 17

Seri Radeon RX Mech, salah satunya Radeon RX580 MECH 2 8G OC, ialah alternatif jika Anda lebih memfavoritkan chip grafis racikan AMD. Agar tidak kalah saing dari GPU ‘si hijau’, MSI memanfaatkan rancangan PCB custom yang dipadu komponen-komponen Military Class 4 serta teknologi pengendali aliran udara dan pipa thermal SuperSU. Semua ini dikemas dalam desain merah-hitam garang yang turut dihias LED RGB.

MSI2 18

 

Gaming gear

Computex 2018 juga menjadi panggung bagi MSI dalam memperluas pengaruhnya di ranah gaming gear. Di pameran IT tahunan terbesar di Asia itu, produsen memamerkan keyboard Vigor GK80 dan varian tenkeyless-nya, Vigor GK70; headset Immerse GH70 serta GH60 (varian wired); serta mouse Clutch GM70 dan GM60 (merupakan model berkonektivitas kabel).

MSI2 6

MSI2 8

Vigor GK80 dan GK70 mempunyai karakteristik serta fitur hampir serupa. Perbedaan mereka hanya terletak di layout tombol dan pada penerapan LED RGB Mystic Light. Anda ditawarkan opsi switch mekanis Cherry MX Red atau Silver Speed, tubuh berkonstruksi aluminium, kemampuan anti-ghosting N-Key Rollover, empat keycap logam premium serta tambahan 12 keycap karet dengan permukaan anti-slip.

MSI2 9

MSI2 7

Model Vigor GK80 dilengkapi oleh wrist rest berpermukaan karet terpisah. Di bagian bawahnya terdapat celah untuk menempatkan keycap-keycap tambahan sehingga tidak gampang tercecer dan memudahkan kita buat menggantinya.

MSI2 12

MSI2 13

Dan untuk pertama kalinya, MSI memperkenalkan mouse gaming Clutch GM50 di computex 2018. Clutch GM50 mengisi celah antara varian GM40 dengan Clutch GM70/60 yang menjadi model high-end sang produsen. Berbeda dari para pendahulunya yang memanfaatkan rancangan ambidextrous, Clutch GM50 mengusung arahan desain ergonomis, ideal digenggam oleh tangan kanan.

MSI2 10

MSI2 11

Sang produsen hardware gaming Taiwan itu belum mengungkap secara rinci kapabilitasnya, namun saya menerka spesifikasi Clutch GM50 berada di atas GM40. Selain itu, mouse juga telah dihias oleh sistem pencahayaan RGB Mystic Light yang bisa disinkronkan dengan periferal gaming lain; lalu tersambung ke PC melalui kabel braided.

Mayoritas produk yang MSI pamerkan tersebut sudah dipasarkan, kecuali sejumlah perangkat yang melangsungkan debutnya di Computex 2018 seperti Clutch GM50. Biasanya, perilisan resmi produk MSI ditandai dengan dipublikasikannya rilis pers. Tebakan saya, semua komponen dan periferal tersebut akan segera tersedia sebelum tahun 2018 berakhir.

[Review] Asus Zenfone 5, Android Semi Flagship Rasa iPhone X

Lahir di konferensi MWC 2018, Asus Zenfone 5 memang cukup menyita perhatian pecinta gadget. Smartphone ini sangat prima dalam beragam aspek, mulai dari desain kekinian dengan notch, lebih kaya fitur dengan ZenUI versi 5, kemampuan dual-camera didukung artificial intelligence (AI), hingga performa powerful berkat penggunaan chipset Snapdragon 636.

Nah yang lebih menggiurkan lagi adalah harganya yang terbilang sangat kompetitif. Di Indonesia, Asus Zenfone 5 (ZE620KL) varian RAM 4GB dan ruang simpan 64GB dibanderol Rp4,3 juta. Sangat menggoda bukan?

Menurut Asus, sematan AI menjadikannya tidak hanya sekedar smartphone, tetapi juga pendamping Anda yang lebih pintar. Smartphone atau ponsel pintar yang lebih cerdas, mari kita ulas bersama, inilah review Asus Zenfone 5.

Unboxing Asus Zenfone 5

Review-Asus-Zenfone-5-1

Kemasan Asus Zenfone 5 (ZE620KL) tampil dalam dominan warna biru tua dan membawa dengan tagline ‘we love photo’. Unit yang saya review berwarna midnight blue. Isi kotak penjualan perangkat ini sangat lengkap, meliputi:

  • Unit Asus Zenfone 5
  • Adapter charger 2A
  • Kabel data USB Type-C
  • Headset
  • Silicon case
  • SIM ejector
  • Buku panduan dan garansi

Desain Glass-like

Review-Asus-Zenfone-5-11

Harus diakui, Zenfone 5 punya tampang yang kece. Ada tiga hal yang mendukung tampilan visualnya. Pertama ialah berkat kehadiran notch di pucuk layar dan yang kedua – bezel samping yang tipis, di mana sekitar 83,6 persen bagian muka dihuni oleh layar.

Nah yang ketiga body Zenfone 5 dibuat dari perpaduan kerangka aluminium dan berlapis kaca 2.5D curve glass di sisi depan dan belakang.

Review-Asus-Zenfone-5-3

Bagian punggungnya sendiri menggunakan material Thermoplastic Polyurethane (TPU) dengan sentuhan akhir meniru kaca atau glass-like. Jadi, tetap menyuguhkan kesan premium sekaligus punya ketahanan yang baik.

Secuail bezel di pucuk layar merupakan rumah bagi kamera depan 8-megapixel dan sejumlah sensor. Berbalik ke belakang, kamera ganda 12-megapixel + 8-megapixel diposisikan secara horizontal, sensor sidik jari juga tersemat di belakang.

Sementara, atribut seperti tombol power dan volume berada di sebelah kanan. Sedangkan tray kartu seluler dan microSD bersifat hybrid ada di sebelah kiri.

Review-Asus-Zenfone-5-2

Bergerak ke sisi bawah, di sana ada jack audio 3.5mm, port USB Type C, microphone utama, dan speaker. Sedangkan di sisi atas hanya terdapat microphone sekunder.

Layar All-Screen 6,2 Inci

Review-Asus-Zenfone-5-12

Zenfone 5 mengusung all-screen display 6,2 inci dengan resolusi Full HD+ 1080×2246 piksel (402 ppi). Aspek rasio 19:9 yang dikenakan memuatnya mampu menampilkan lebih banyak informasi tapi dalam ukuran yang tetap nyaman untuk dipegang.

Layar IPS-nya mendukung warna DCI-P3, membuat tampilan foto, video, film, dan game terlihat lebih menarik. Kita juga bisa mengatur warna tampilan layar lebih lanjut dengan fitur Splendid.

Review-Asus-Zenfone-5-22

Dengannya, kita mengurangi tingkat cahaya biru agar lebih nyaman dalam melihat di malam hari, menyesuaikan pengaturan tampilan untuk membuat warna lebih hidup, dan mengatur suhu warna sesuai dengan kebutuhan dan preferensi sendiri.

Kemudian ada fitur berbasis AI yang disebut ‘smart screen on‘, di mana layar smartphone tidak akan mati dengan sendirinya pada saat Anda sedang menatapnya.

Bagi Anda yang menggunakan ‘face unlock‘ untuk membuka kunci layar, fitur ‘lift to check phone‘ bisa Anda aktifkan – cukup angkat smartphone dan senyum kearahnya maka smartphone bisa langsung terbuka.

Satu lagi, ada fitur ‘navigation bar‘. Dengannya kita bisa mengatur layout tombol navigasi dan menyembunyikannya sehingga seluruh layar smartphone ini didedikasi untuk konten.

ZenUI 5.0

Zenfone 5 berjalan pada OS Android 8.0 Oreo dengan sentuhan ZenUI versi 5.0, user interface-nya dirancang lebih simpel dan mudah digunakan. Beragam cara disediakan Asus untuk mengoperasikan Zenfone 5.

Pada homescreen misalnya, cara dasarnya adalah cukup usap dari bawah ke atas untuk menampilkan menu utama dan usap dari atas ke bawah untuk membuka jendela notifikasi.

Bisa juga pakai ‘fingerprint gesture‘, usap sensor pemindai sidik jari di belakang untuk mengakses notifikasi dengan cepat.

Cara lebih keren, aktifkan ‘ZenMotion’. Di mana bila kita melakukan double tap pada layar akan mematikan dan menyalakan layar, atau usap dari bawah ke atas untuk menyalakan layar.

Ada juga fitur ‘gestures on dark screen‘, shortcut untuk membuka aplikasi tertentu dengan gerakan. Ada enam shortcut yang disediakan dan bisa diubah target aplikasinya, cukup tuliskan w, s, e, c, z, dan v.

Review-Asus-Zenfone-5-32

Asus telah melakukan bersih-bersih, ZenUI 5.0 minim bloatware tetapi tetap kaya akan fitur. Yang baru dari Asus ada ZenMoji seperti Animoji di iPhone X.

Dengan ZenMoji kita bisa menggunakan wajah avatar yang lucu tetapi menggunakan suara sendiri, ekspresi yang lucu, dan pergerakan kepala. Namun saat ini hanya tersedia tiga avatar saja dan hasilnya bisa bagikan langsung ke Facebook, Instagram, YouTube, dan lainnya.

Review-Asus-Zenfone-5-34

Buat yang doyan gaming, fitur ‘game genie‘ memudahkan Anda merekam gameplay atau live streaming dari game yang dimainkan hingga 1080p. Audio-nya bisa dipilih dari game atau microphone.

Review-Asus-Zenfone-5-37

Tak ketinggalan, ada fitur face unlock atau face recognition yang memungkinkan Anda untuk membuka Zenfone 5 dengan hanya melihatnya saja.

Dual Camera dengan AI

Review-Asus-Zenfone-5-17

ZenFone 5 dibekali sistem dual-camera dengan fitur-fitur bebasis AI. Lensa utamanya 12-megapixel dengan sensor Sony IMX363 (f/1.8, 24mm, 1/2.55″, 1.4µm, PDAF) dan juga lensa wide-angle 120 derajat pada kamera kedua 8-megapixel (f/2.0, 12mm, 1/4″, 1.12µm). Proses jepretannya didukung oleh teknologi phase detection autofocus, gyro EIS, dan dual LED flash.

User interface aplikasi kamera Zenfone 5 juga tak luput dari penyederhanaan, kita bisa beralih dengan mudah ke mode standar dan mode wide-angle yang optimal untuk menjepret pemandangan alam, suasana perkotaan, pantai, dan foto keluarga beramai-ramai.

Pada posisi landscape, di sebelah kanan dari atas ada preview foto, beralih ke kamera depan maupun belakang, tombol shutter foto, shutter video, dan beralih cepat ke mode pro maupun auto.

Kemudian di sebelah kiri dari atas ada akses untuk mengaktifkan LED flash, timer, mode portrait untuk membubuhi depth effect, aspek rasio foto dengan pilihan 1:1, 4:3, 16:9, atau 18:9, mode HDR, dan pengaturan kamera.

Pada pengaturan kamera, kita bisa mengatur resolusi (tergantung dari rasio foto yang dipilih), hasil foto bisa disimpan dalam format RAW, kemudian kita bisa memilih focus mode ke smart auto-focus, continuous auto-focus, atau infinity. Serta, memilih metering mode ke center-weighted atau average.

Salah satu fitur yang sangat diunggulkan adalah AI Scene Detection, kamera Zenfone 5 menggunakan teknologi AI untuk menganalisis subjek dan mencocokannya dengan 16 scene detection. Setelah itu, kamera akan memberikan pengaturan yang sesuai.

Kembali ke UI kamera, pada mode auto – usap dari atas ke bawah untuk memberi filter efek dan usap dari bawah ke atas untuk menampilkan beragam mode lain yang tersedia. Mulai dari beauty, super resolution, panorama, time lapse, auto, pro, GIF animation, dan slow motion.

Review-Asus-Zenfone-5-44

Di mode pro, kita bisa dengan leluasa mengatur white balance dari 4500K – 7500K, exposure dari -2 sampai +2, rentang ISO 25 – 3200, shutter speed dari 1/50 – 32s, AF atau MF.

Review-Asus-Zenfone-5-39

Nah yang paling membuat saya terkesan adalah kemampuan perekam videonya. Bisa rekam video dalam format 4K, video 18:9, Full HD 60fps dan 120fps.

Berikut beberapa hasil bidikan Asus Zenfone 5:

Performa – Semi Flagship

Zenfone 5 adalah smartphone semi flagship yang diperkuat chipset high-tier Snapdragon 600 series terbaru yakni mobile platform Snapdragon 636. Berikut susunan hardware Zenfone 5:

  • Sytem-on-chip Qualcomm SDM636 Snapdragon 636
  • CPU Octa-core Kryo 260
  • GPU Adreno 509
  • RAM 4GB
  • ROM 64GB
  • Baterai Li-Ion 3300 mAh

Di Antutu, Zenfone 5 meraih skor 138.699 poin, di PCMark Work 2.0 sebesar 6.241 poin, di 3DMark Sling Shot mencetak 1.487 poin, serta di Geekbench 4 single-core 1.509 poin dan multi-core 5.372 poin.

Kinerja Zenfone 5 juga turut dibantu teknologi AI. Bila membutuhkan tenaga lebih, kita bisa mengaktifkan fitur AI Boost yang akan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk memastikan ZenFone 5 dapat menjalankan aplikasi ataupun game yang berat sekalipun dengan lancar.

Selain itu, ZenFone 5 mengadopsi AI learning yang akan mempelajari kebiasaan kita sehingga sistem akan memprediksi aplikasi yang akan Anda gunakan berikutnya. Sehingga aplikasi dapat dibuka dengan cepat dan perpindahan dari satu aplikasi ke yang lain bisa dilakukan dengan smooth.

Untuk bermain game PUBG Mobile, Zenfone 5 mampu menyuguhkan grafik HD dan frame rate high. Sementara, game Arena of Valor tak hanya menyajikan  kualitas tampilan max, kualitas partikel max, dan resolusi HD, tapi juga high frame rate mode.

Verdict

Review-Asus-Zenfone-5-14

Menimbang apa yang ditawarkannya dengan harga Rp4,3 juta, saya yakin Asus Zenfone 5 merupakan salah satu smartphone kelas menengah terbaik.

Statusnya sebagai smartphone semi flagship memang terkesan ‘kentang’, karena bila Anda sediakan uang Rp6,5 juta – Anda bisa berinvestasi lebih baik dengan smartphone flagship sesungguhnya yakni Asus Zenfone 5Z yang berdapur pacu Snapdragon 845 atau Nokia 8 dengan Snapdragon 835.

Selain itu, di rentang harganya – Asus juga tak sendirian. Di sana Zenfone 5 harus melawan ketat dengan Oppo F7, Vivo V9, serta Samsung Galaxy A6 dan A6+.

Sparks

  • Desain kekinian 
  • Dual camera dengan AI, mode portrait, dan wide-angle
  • Performa apik dengan Snapdragon 636

Slacks

  • Layar notch tiru iPhone X?
  • Punggung bukan sepenuhnya kaca tapi campuran plastik (TPU)

M17 Tunda IPO di Bursa Saham New York

M17, perusahaan hasil merger layanan kencan online Paktor dan layanan live streaming 17, menunda IPO-nya di Bursa Saham New York (NYSE). Belum jelas alasan mengapa IPO-nya ditunda, tetapi hingga tulisan ini diturunkan belum ada pergerakan saham YQ yang ditetapkan dengan harga awal $8 per lembar.

Di Indonesia Paktor menjadi salah satu layanan kencan online terdepan sebagai alternatif Tinder. Menurut data Oktober 2017, dari hampir 20 juta pengguna Paktor, sekitar 3,5 juta di antaranya adalah pengguna di Indonesia dengan rasio pengguna laki-laki dan perempuan yang relatif seimbang.

Untuk layanan live streaming dan hiburan, 17 mendapatkan persaingan keras dari Bigo dan Tik Tok.

Tahun 2018 menjadi tahun yang bergejolak bagi bisnis M17. Di satu sisi mereka mencatatkan pertumbuhan penerimaan yang baik. Meskipun demikian, nilainya belum bisa menutupi kerugian perusahaan yang besar. Kedua perusahaan, sebelum merger, telah memperoleh pendanaan puluhan juta dollar dari para investor, termasuk MNC Group Indonesia. Saat ini valuasi pasar M17 disebut mencapai $608 juta.

Meskipun pendapatan terus naik, tapi kerugian terus bertambah. Sumber: Simply Wall St
Meskipun pendapatan terus naik, tapi kerugian terus bertambah. Sumber: Simply Wall St

Dilansir dari TechCrunch, di tiga bulan pertama 2018 M17 telah mencatat kerugian $24,8 juta, padahal menurut keterbukaannya perusahaan hanya memiliki $31,4 juta dalam bentuk tunai atau ekuivalennya.

Tanpa IPO, yang berharap meraup dana segar $115 juta, sulit membayangkan kelangsungan hidup M17 hingga akhir tahun. Roadshow yang dilakukan untuk mempromosikan penggalangan dana melalui IPO ini disebutkan hanya berhasil mengamankan sekitar $60 juta yang berarti sekitar separuh dari target awal.

Mencari dana segar

IPO menjadi salah satu cara perusahaan, termasuk startup teknologi, untuk mencari dana segar, baik untuk ekspansi perusahaan maupun exit para investor awal. Di Indonesia tahun lalu sudah ada kisah dua startup teknologi yang berhasil melakukan IPO, yaitu Kioson dan MCash. Sampai hari ini, saham keduanya masih diperdagangkan di atas harga penetapan awal, artinya kepercayaan investor masih cukup baik. Tahun ini diperkirakan akan ada beberapa startup teknologi yang mencoba peruntungannya di lantai bursa.

Tentu saja go public tidak selalu berujung manis. Kisah Zynga dan Groupon, yang bahkan hingga hari ini belum bisa kembali ke harga awal saat listing, bisa menjadi pelajaran bagaimana hype sesaat tidak menjamin kesuksesan terus-menerus bisa tidak dibarengi dengan fundamental model bisnis yang solid.

Application Information Will Show Up Here
Application Information Will Show Up Here

Susul GO-JEK, Grab Jalin Kemitraan dengan MRT Jakarta

Grab hari ini (08/6) meresmikan kerja sama dengan MRT Jakarta. Kerja sama tersebut meliputi beberapa hal strategis, pertama terkait dengan pemanfaatan uang elektronik GrabPay (didukung platform OVO) sebagai moda pembayaran tiket. Kedua, terkait dengan konektivitas first mile – last mile bagi pelanggan MRT Jakarta dan Grab. Dan yang ketiga, penyusunan proof of concept bersama untuk mengintegrasikan mobile payment untuk membentuk platform pembayaran yang menyeluruh.

Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, menyampaikan bahwa kolaborasi ini sebagai langkah awal untuk terciptanya sistem transportasi terintegrasi. Pihaknya berharap dengan kerja sama ini akan turut menguatkan peran Grab dalam penyediaan moda transportasi di wilayah Jakarta.

Di lain sisi Suherman selaku Presiden Direktur OVO turut berpartisipasi dalam kerja sama ini. Menurutnya dengan keterlibatan Grab turut mengukuhkan posisi OVO sebagai platform pembayaran. Integrasi dengan layanan transportasi dinilai menjadi use-cases penting bagi aplikasi OVO untuk makin memperluas cakupan pengguna.

Kerja sama serupa sebenarnya juga sudah dilakukan oleh GO-JEK sejak sebulan lalu. Tujuannya sama, melalui platform mobile payment yang dimiliki, GO-JEK ingin memfasilitasi pilihan alternatif pembayaran tiket MRT Jakarta. Selain untuk penjualan tiket, GO-JEK juga menawarkan konsep Non Farebox Business.

Application Information Will Show Up Here